Evaluasi Gerakan Jumat Pintar dalam Menurunkan Kejadian Anemia Remaja Putri di Kabupaten Sukoharjo

PRATIWI, AYUDHIA (2017) Evaluasi Gerakan Jumat Pintar dalam Menurunkan Kejadian Anemia Remaja Putri di Kabupaten Sukoharjo. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (27Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan faktor risiko anemia yang lebih buruk pada saat masa kehamilan. Gerakan Jumat Pintar di Kabupaten Sukoharjo merupakan upaya untuk menanggulangi masalah anemia pada remaja putri. Prevalensi anemia di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013 mencapai 57, 1%. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi Gerakan Jumat Pintar dalam menurunkan kejadian anemia remaja putri. Subjek dan Metode: Desain penelitian adalah kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling sejumlah 20 orang. Tempat penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kartasura, Puskesmas Nguter dan Puskesmas Mojolaban. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif untuk membandingkan data yang diperoleh dengan data triangulasi yaitu teori, hasil observasi dan dokumen tertulis. Hasil: Pelaksanaan Gerakan Jumat Pintar pada tahapan perencanaan kegiatan, penentuan jumlah sasaran dan pelayanan pemberian tablet tambah darah (TTD) sudah sesuai dengan standar prosedur pelaksanaan. Tahapan perluasan jaringan outlet mandiri, tahapan pemantauan dan pengawasan kegiatan belum berjalan optimal. Pemahaman tenaga kesehatan mengenai kebijakan Gerakan Jumat Pintar sudah baik, tetapi pihak sekolah dan sasaran remaja putri anemia sebagian besar belum memahami. Tidak ada data mengenai cakupan konsumsi TTD oleh remaja putri anemia. Angka penurunan kejadian anemia pada remaja putri belum mencakup setiap wilayah Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Kendala utama pelaksanaan berasal dari belum adanya payung hukum kesepakatan kerja kegiatan tersebut, kurangnya dukungan dana dari berbagai pihak, rendahnya komitmen sektor pendidikan, dan rendahnya kesadaran remaja putri anemia untuk minum TTD. Kesimpulan: Kebijakan Gerakan Jumat Pintar telah dilaksanakan sesuai prosedur tetapi tingkat partisipasi sekolah dan remaja putri masih rendah, sumber pendanaan yang minim dan pengawasan belum berjalan baik pada beberapa SMA di Kabupaten Sukoharjo.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 25 Mar 2017 20:25
    Last Modified: 25 Mar 2017 20:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32427

    Actions (login required)

    View Item