Peningkatan Propertis Aspal Buton (Butur Seal) dengan Modifikasi Polimer Elastomer (Lateks) dan Rejuvenation (Peremajaan) berupa Oli Bekas dalam Pencampuran Hangat

Zalman, Zalman (2017) Peningkatan Propertis Aspal Buton (Butur Seal) dengan Modifikasi Polimer Elastomer (Lateks) dan Rejuvenation (Peremajaan) berupa Oli Bekas dalam Pencampuran Hangat. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (32Kb)

    Abstract

    PENINGKATAN PROPERTIS ASPAL BUTON (BUTUR SEAL) DENGAN MODIFIKASI POLIMER ELASTOMER (LATEKS) DAN REJUVENATION (PEREMEJAAN) BERUPA OLI BEKAS DALAM PENCAMPURAN HANGAT Z A L M A N NIM: S941502021 Pembimbing : Ir. Ary Setyawan, M.Sc (Eng), Ph. D Budi Yulianto, ST., M. Sc, Ph. D. ABSTRAK Pemanfaatan Aspal Buton telah diperluas dengan berbagai optimasi melalui modifikasi bahan dasar sehingga dapat dimanfaatkan, baik sebagai aditif dalam bentuk granular maupun sebagai aspal modifikasi. Kabupaten Buton Utara menggunakan Aspal Buton yang menggunakan material spesifikasi khusus “Aspal Buton Butur Seal” atau”Asbuton Butur Seal”. Definisi Aspal Buton Butur Seal adalah Asbuton B 50/30 hasil olahan (pabrikasi) yang dihampar di atas lapis pondasi atau lapis perkerasan beraspal lama dalam keadaan campuran dingin. Secara teknis pemanfaatan Aspal Buton (Butur Seal) masih sangat sensitif terhadap kemampuan sumber daya manusia dalam memahami kondisi fisik Asbuton, sehingga sangat berpengaruh terhadap kegagalan konstruksi. Untuk itu tantangan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik propertis Aspal Buton Butur Seal B50/30 dengan melakukan modifikasi, untuk mendapatkan Asbuton yang memiliki daya tahan lebih lama didalam penggunaan di lapangan. Kualitas kinerja campuran Aspal Buton Butur Seal dapat diketahui melalui pengamatan dan serangkaian pengujian di Laboratorium. Pengujian ini meliputi pengujian stabilitas uji Marshall. Untuk mengetahui karakteristik Aspal Buton Butur Seal dalam campuran hangat dilakukan pengujian di Laboratorium agar nantinya dapat digunakan dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan di Buton Utara dan untuk mengetahui karakteristik Aspal Buton Butur Seal dengan penambahan polimer elastomer (lateks) dan bahan peremajaan (rejuvenation) berupa oli bekas pada saat pencampuran hangat dengan variasi suhu 30, 40, 60 dan 80°C. Hasil penelitian menunjukkan suhu pencampuran optimum pada Asbuton Butur Seal diperoleh pada suhu 50°C dengan nilai stabilitas 1208,19kg, flow 7,882mm, density 1,4725gr/cc, dan marshall quotient 208,15kg/mm. Sedangkan pengaruh penambahan lateks sebagai polimer pada Asbuton Butur Seal dapat meningkatkan stabilitas karakteristik Asbuton Butur Seal dengan suhu pencampuran 80°C dan kadar optimum lateks pada 2,8% dari berat total campuran dengan nilai stabilitas 1326,25kg, flow 5mm, marshall quotient 265,25kg/mm, dan density 1,732 gr/cc. Untuk penambahan oli bekas sebagai peremajaan pada Asbuton Butur Seal tidak berpengaruh meningkatkan stabilitas karakteristik Asbuton Butur Seal. Kata Kunci: Aspal Buton, Butur Seal B50/30, Uji Marshall, Polimer elastomer (Lateks), Rejuvenation (peremajaan), Oli bekas

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 25 Mar 2017 14:23
    Last Modified: 25 Mar 2017 14:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32411

    Actions (login required)

    View Item