PEMBERIAN MULSA BATANG JAGUNG SERTA STRIP PENGUAT TERAS TERHADAP LIMPASAN PERMUKAAN, EROSI DAN NISBAH PENGKAYAAN SEDIMEN

TRINUGRAHENI, TRINUGRAHENI (2017) PEMBERIAN MULSA BATANG JAGUNG SERTA STRIP PENGUAT TERAS TERHADAP LIMPASAN PERMUKAAN, EROSI DAN NISBAH PENGKAYAAN SEDIMEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (498Kb)

    Abstract

    Degradasi lahan akibat erosi yang semakin meningkat di lahan pertanian. Tanah Andisol mengandung lebih banyak fraksi pasir yang membuat agregat mudah terdispersi. Kehilangan tanah akibat erosi dapat menyebabkan kehilangan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Pemberian mulsa batang jagung dapat mengurangi erosi, mengurangi kecepatan aliran permukaan namun belum banyak dimanfaatkan petani sebagai mulsa. Mulsa batang jagung dapat dikombinasikan dengan tanaman penguat teras untuk meningkatkan efektivitasnya menahan limpasan permukaan dan erosi. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri dengan tanah Andisol pada bulan April sampai Juli 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan diulang 3 kali sebagai blok sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Pengelompokan berdasarkan jenis tanaman yaitu kubis, tanaman kara merah dan kara putih. Adapun perlakuanya yaitu MS1(mulsa batang jagung 0 ton/ha tanpa penguat teras), MS2 (mulsa batang jagung 4 ton/ha dengan penguat teras tanaman vertiver serta tanaman srikaya), MS3 (mulsa batang jagung 8 ton/ha dengan penguat teras tanaman jali serta tanaman srikaya), MS4 (mulsa batang jagung 12 ton/ha dengan penguat teras tanaman kolonjono serta tanaman srikaya). Erosi dan limpasan permukaan dianalisis dengan ANOVA apabila berbeda nyata dilanjutkan uji DMRT taraf 5%, sedangkan kehilangan hara dan nisbah pengkayaan sedimen secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa batang jagung 12 ton/ha dengan rumput kalanjana+srikaya sebagai tanaman penguat teras mampu menurunkan 4,5% limpasan permukaan, 15,5% erosi, Pemberian mulsa batang jagung 4 ton/ha dengan penguat teras vetiver+srikaya mempunyai NPS (C-organik=0,94, N=1,04, P-total=2,21, P-Tersedia=1,40, K-total 0,87, K-tersedia 0,73) serta menekan kehilangan hara pada tanah andisol.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 25 Mar 2017 10:13
    Last Modified: 25 Mar 2017 10:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32380

    Actions (login required)

    View Item