IMPLEMENTASI PRINSIP SYARIAH (BAGI HASIL DAN RISIKO) DALAM KEGIATAN USAHA KOPERASI (Studi Kasus di Koperasi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta)

SE, MUJIBOROCHMAN (2017) IMPLEMENTASI PRINSIP SYARIAH (BAGI HASIL DAN RISIKO) DALAM KEGIATAN USAHA KOPERASI (Studi Kasus di Koperasi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (990Kb)

    Abstract

    Sudah cukup lama ummat Islam Indonesia, menginginkan perekonomian yang berbasis pada nilai-nilai dan prinsip syari’ah untuk dapat diterapkan dalam segala aspek kehidupan dan dalam transaksi antar ummat yang didasarkan pada aturan-aturan Syari’ah. Keinginan ini didasari oleh kesadaran untuk menerapkan Islam secara utuh dalam segala aspek kehidupan. Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia yang notabene memiliki jumlah penduduk muslim terbesar disambut oleh pelaku bisnis jasa keuangan dengan mendirikan bank syariah, baitul mal wattanwil dan sejenisnya. Sebagai soko guru perekonomian Indonesia, koperasi yang memegang peranan penting dalam perkembangan perekonomian di Indonesia tidak ketinggalan menangkap peluang dalam bidang simpan pinjam berlandaskan syariah. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana implementasi prinsip bagi hasil dan risiko dalam kegiatan penghimpunan dana, implementasi prinsip bagi hasil dalam kegiatan pembiayaan di koperasi dan apa yang menjadi kendala operasional yang dihadapi dalam implementasi prinsip bagi hasil hasil tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris yakni memandang prinsip dasar keuangan syariah sebagai hal yang bersifat normatif akan tetapi juga melihat bagaimana berinteraksi (dapat diimplementasikan) dalam masyarakat Salah satu prinsip usaha keuangan syariah adalah akad bagi hasil dan Risiko dimana koperasi dan anggota koperasi membagi keuntungan berdasarkan rasio Bagi Hasil yang ditentukan sebelumnya. Prinsip Bagi hasil ini merupakan karakteristik utama dalam keuangan syariah, akan tetapi dalam kegiatan pembiayaan di koperasi masih rendah di bandingkan dengan pembiayaan lainnya seperti Murabahah (jual beli), hal ini disebabkan antara lain karena tingginya Risiko yang harus di tanggung oleh koperasi apabila terjadi kerugian yang di akibatkan bukan dari kesengajaan atau kelalaian dari peminjam sehingga koperasi akan sangat berhati hati dalam memberikan pembiayaan kepada anggota. Kendala lainnya adalah sumber daya manusia yang kurang memadai, manajemen, sistem informasi dan teknologi, sikap anggota koperasi yang terbiasa dengan pola konvensional serta tidak adanya standar moral yang diterapkan dalam kegiatan pembiayaan. Kata kunci: Implementasi, Koperasi, Bagi Hasil dan Risiko.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Manajemen
    Depositing User: Aris Setiyoko
    Date Deposited: 24 Mar 2017 14:38
    Last Modified: 24 Mar 2017 14:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32281

    Actions (login required)

    View Item