PENGEMBANGAN SNACK BARS BERBAHAN DASAR TEPUNG PISANG NANGKA ( Musa sp L. ) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL

FATIMAH, ISNI (2017) PENGEMBANGAN SNACK BARS BERBAHAN DASAR TEPUNG PISANG NANGKA ( Musa sp L. ) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (324Kb)

    Abstract

    Diversifikasi pangan merupakan salah satu upaya yang sedang digalakkan pemerintah saat ini demi tercapainya ketahanan pangan di Indonesia. Kebiasaan pola konsumsi yang kurang tepat menyebabkan ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum dan beras semakin tinggi. Jika hal ini terus berlanjut maka ketahanan pangan Indonesia pun semakin goyah. Diversifikasi pangan bertujuan untuk mengalihkan sebagian konsumsi karbohidrat masyarakat dari beras menuju sumber pangan pokok non-beras sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi beras dalam negeri. Ini dapat dilakukan dengan suatu penggalakan gerakan dengan memanfaatkan sumber kalori, protein dan karbohidrat lainnya yang dapat diproduksi secara lokal. Pengembangan pangan berbasis produk lokal telah banyak dikembangkan. Salah satunya adalah buah pisang sebagai sumber karbohidrat dan kacang tanah sebagai sumber protein dan lemak yang akan dijadikan produk snack bars. Snack bars merupakan alternatif makanan yang digunakan untuk cemilan atau dapat juga digunakan sebagai makanan pengganti. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerimaan panelis dan karakteristik kimia, fisik dan formulasi terbaik snack bars berbahan dasar tepung pisang nangka dan kacang tanah. Dalam penelitian ini variasi perbandingan tepung pisang dan kacang tanah yaitu 40:60, 50:50 dan 60:40. Data analisis sensori yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan metode one way ANOVA untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perlakuan pada tingkat α = 0,05. Jika terdapat perbedaan maka akan dilanjutkan dengan uji beda nyata menggunakan analisis Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5 %. Kemudian dilanjutkan DMRT pada tingkat α yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi snack bars terbaik adalah F1 dengan formula 40 tepung pisang dan 60 kacang tanah dipilih menjadi formula terbaik berdasarkan karakteristik fisik, kimia, dan sensoris. Snack bars F1 mempunyai nilai kekerasan tekstur sebesar 28,42±1,10 dan kecerahan (L) 49,37±0,03, kadar air 18,03±0,28 %, kadar abu 2,01±0,07 %, kadar lemak 21,13±0,59 %, kadar protein 12,66±0,17 %, kadar karbohidrat 46,18±0.75 %, nilai kalori per sajian 50 gram sebesar 424,52±3.59 kkal dan serat kasar sebesar 0,86±0,23 %.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 24 Mar 2017 12:02
    Last Modified: 24 Mar 2017 12:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32253

    Actions (login required)

    View Item