PENGARUH EKSTRAK PISANG AMBON (Musa sapientum) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL DIABETES MELITUS INDUKSI STREPTOZOTOCIN

Hasyim, Mega Elisa (2017) PENGARUH EKSTRAK PISANG AMBON (Musa sapientum) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL DIABETES MELITUS INDUKSI STREPTOZOTOCIN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (234Kb)

    Abstract

    Mega Elisa Hasyim, G0013152, 2016. Pengaruh Ekstrak Pisang Ambon (Musa sapientum) Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Induksi Streptozotocin. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Diabetes melitus adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh kombinasi kelainan sekresi insulin dan resistensi kerja insulin. Pisang ambon (Musa sapientum) mengandung zat aktif flavonoid bersifat antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak pisang ambon (Musa sapientum) terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus induksi streptozotocin. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan the randomized pre and posttest control group design. Sampel berupa 24 tikus Wistar albino jantan berat 0,18-0,24 g (usia 2 bulan). Tikus diinduksi streptozotocin (0,045 g/kg bb) dan nicotinamide (0,11 g/kg bb) lalu dibagi 4 kelompok secara acak yaitu, kelompok kontrol negatif (K-) diberi akuades, kontrol positif (K+) diber glibenclamide, ekstrak dosis I (K1) diberi ekstrak dosis 0,25g/kg bb, dan ekstrak dosis II (K2) diberi ektrak dosis 0,50g/kg bb selama 14 hari. Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan 2 kali (pre dan posttest). Data dianalsisi dengan uji repeated mesures ANOVA. Hasil: K1 dan K2 mengalami penurunan kadar glukosa darah masing-masing sebesar 219,26±3,74 vs. 144,17±4,62, p<0,001 mg/dl dan 217,43±1,24 vs. 112,77±1,55, p<0,001 mg/dl, keduanya signifikan terhadap K- karena p<0,001. K1 signifikan terhadap K+ karena p<0,001, tetapi K2 tidak signifikan terhaap K+ karena p=0,73. Simpulan: Pemberian ekstrak pisang ambon (Musa sapientum) dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus induksi streptozotocin.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 23 Mar 2017 22:46
    Last Modified: 23 Mar 2017 22:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32223

    Actions (login required)

    View Item