Hubungan antara Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial dengan Perilaku Prossosial pada Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) Kota Surakarta

I, Destiana Wardani (2017) Hubungan antara Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial dengan Perilaku Prossosial pada Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) Kota Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (34Kb)

    Abstract

    HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SUKARELAWAN PENGATUR LALU LINTAS (SUPELTAS) KOTA SURAKARTA Destiana Wardani Isabella Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta ABSTRAK Supeltas menjalankan tugas mengatur lalu lintas bagi pengguna jalan. Aktivitas tersebut dijalankan oleh supeltas tanpa kompensasi tetap, namun supeltas memperoleh pemberian sukarela dari pengguna jalan. Aktivitas ini mencerminkan suatu bentuk perilaku prososial. Berbagai situasi sulit dalam mengatur lalu lintas seperti cuaca panas terik atau hujan, serta perlakuan yang tidak menyenangkan dari pengguna jalan, tetap mempertahankan supeltas dalam kecenderungan berperilaku prososial. Hal ini memunculkan pertanyaan atas faktor yang mungkin mengarahkan supeltas pada perilaku prososial, diantaranya adalah kematangan emosi dan dukungan sosial. Kematangan emosi akan membantu individu untuk mampu mengontrol emosinya, memiliki tanggung jawab yang baik peduli, serta berpikir objektif, yang dapat menjadi dasar dalam melakukan perilaku prososial. Dukungan sosial dari jaringan sosial individu akan membuat individu merasa dihargai serta meningkatkan kompetensi individu sehingga akan membantu individu untuk cenderung melakukan perilaku prososial. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan dukungan sosial dengan perilaku prososial, hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku prososial, hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku prososial pada Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) Kota Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota supeltas Kota Surakarta yang berjumlah 52 orang, dengan sampel yang digunakan sebanyak 42 orang supeltas yang telah bekerja minimal selama satu tahun. Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala perilaku prososial, skala kematangan emosi, dan skala dukungan sosial. Hasil analisis data menggunakan teknik regresi linear berganda menunjukkan hasil bahwa, terdapat hubungan positif dan signifikan antara kematangan emosi dan dukungan sosial dengan perilaku prososial pada supeltas Kota Surakarta (Fhitung = 22,974 > Ftabel = 3,26), p = 0,000 < 0,05, dan R = 0,749. Sumbangan efektif yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 56,1% (R square 0,561) dengan sumbangan efektif masing-masing variabel sebesar 26,7% untuk kematangan emosi dan sumbangan efektif sebesar 29,4% untuk dukungan sosial. Secara parsial menunjukkan adanya hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku prososial (rx1y = 0,343; p = 0,035 < 0,05), dan hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku prososial (rx2y = 0,369; p = 0,023 < 0,05). Kata kunci: perilaku prososial, kematangan emosi, dukungan sosial, supeltas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 23 Mar 2017 21:12
    Last Modified: 23 Mar 2017 21:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32197

    Actions (login required)

    View Item