Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) terhadap Resistensi dan Sekresi Insulin pada Tikus Obesitas Diabetes Melitus

FITRIYANTO, RADEN EDI (2017) Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) terhadap Resistensi dan Sekresi Insulin pada Tikus Obesitas Diabetes Melitus. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (228Kb)

    Abstract

    Raden Edi Fitriyanto. NIM S531308028. 2013. Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) terhadap Resistensi dan Sekresi Insulin pada Tikus Obesitas Diabetes Melitus. Pembimbing I: Dr.dr. Sugiarto, SpPD-KEMD., FINASIM. Pembimbing II: dr. Tonang Dwi Ardiyanto, SpPK., PhD. Program Studi Ilmu Gizi. Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta. ABSTRAK Obesitas, resistensi dan kekurangan hormon insulin berhubungan dengan kejadian diabetes melitus (DM). Resistensi insulin dapat dinilai dengan indeks HOMA-IR sedangkan gangguan sekresi dengan indeks HOMA-B. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) yang mengandung flavonoid terhadap resistensi dan sekresi insulin pada tikus Wistar (Rattus novergicus) obesitas DM. Desain penelitian ini adalah randomized pre and post test control group. Sampel penelitian dibagi dalam lima kelompok secara acak yaitu; kelompok tikus sehat, kelompok tikus obesitas DM, dan tiga kelompok yang diberikan ekstrak metanol daun insulin selama 7 hari dengan variasi dosis 50, 250, dan 500 mg/kgBB. Data primer berupa rerata + SEM kadar glukosa dan insulin darah puasa, serta indeks HOMA-IR dan HOMA-B. Pemeriksaan kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP dan kadar insulin dengan ELISA. Perubahan data sebelum dan sesudah perlakuan dianalisa menggunakan Paired-t test. Uji beda antar kelompok menggunakan One-Way ANOVA dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian, pada kelompok tanpa perlakuan terdapat peningkatan bermakna indeks HOMA-IR (∆0,32+0,03, p=0,001), pada kelompok perlakuan terdapat peningkatan tidak bermakna pada dosis 50 mg/kgBB (∆0,06+0,05, p=0,265) dan 250 mg/kgBB (∆0,02+0,01, p=0,078), sedangkan pada dosis 500 mg/kgBB terdapat penurunan tidak bermakna (∆0,06+0,10, p=0,600). Indeks HOMA-B meningkat bermakna pada kelompok tanpa perlakuan (∆9,32+1,75, p=0,007), pemberian ektrak dosis 50 mg/kgBB (∆17,93+1,72, p=0,001), 250 mg/kgBB (∆26,92+7,05, p=0,019), dan 500 mg/kgBB (∆13,32+3,86, p=0,026). Kesimpulan, eskstrak metanol daun insulin memberikan perubahan tidak bermakna resitensi insulin pada tikus obesitas DM, sedangkan tingkat sekresi insulin meningkat bermakna dengan pemberian ekstrak dosis 50 dan 250 mg/kgBB. Kata kunci: tikus Wistar, obesitas, diabetes melitus, daun insulin, flavonoid, indeks HOMA-IR, indeks HOMA-B. Raden Edi Fitriyanto. NIM S531308028. Effect of Insulin Leaf Methanol Extract (Tithonia diversifolia (Hems) A. Gary) on Insulin Resitance and Secretion in Diabetese Mellitus Obesity Rats. Adviser I: Dr.dr. Sugiarto, SpPD-KEMD., FINASIM. Adviser II: dr. Dwi Tonang Ardiyanto, SpPK, PhD. Thesis. Nutrition Science Study Program. Post Graduate, Sebelas Maret University, Surakarta. ABSTRACT Obesity, insulin resistance and hormonal deficiencies associated with the incidence of diabetes mellitus (DM). Insulin resistance can be assessed by HOMA-IR index while impaired insulin secretion by HOMA-B index. This study aims to determine the effect of the methanol extract of leaves of insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) containing flavonoids on insulin resistance and secretion, in obese diabetic Wistar rats (Rattus novergicus). The study design is a randomized pre and post test control group. Samples were divided randomly into five groups namely; groups of healthy, obese DM rats, and three groups were given the methanol extract of insulin leaves for 7 days with each a dose of 50, 250, and 500 mg/kgBW. The primary data are the mean + SEM of glucose and insulin fasting blood levels, HOMA-IR and HOMA-B indexes. Examination of glucose level using GOD-PAP method and insulin level by ELISA. The data were analyzed using paired-t test, One-Way ANOVA and Kruskal Wallis. The results, significantly increased in HOMA-IR index (Δ0.32+0.03, p = 0.001) in the group without treatment, there were increased not significantly on the doses of 50 mg/kgBW (Δ0.06+0.05, p=0.265 ) and 250 mg/kgBW (Δ0.02+0.01, p=0.078), whereas at a dose of 500 mg/kgBW was not significantly decreased (Δ0.06+0.10, p=0.600). HOMA-B index rose significantly in the untreated group (Δ9.32+1.75, p=0.007), giving extracts dose of 50mg/kg BW (Δ17.93+1.72, p=0.001), 250 mg/kgBW (Δ26.92+7.05, p=0.019), and 500mg/kgBW (Δ13.32+ 3.86, p = 0.026). In conclusion, the methanol leaves eskstrak insulin does not provide a signifantly change of insulin resistant in obese diabetic rats, while levels of insulin secretion increased significantly with the extract doses of 50, 250 and 500 mg / kgBW. Keywords: Wistar rats, obesity, diabetes mellitus, insulin leaves, flavonoids, HOMA-IR index, HOMA-B index.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 23 Mar 2017 18:19
    Last Modified: 23 Mar 2017 18:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32184

    Actions (login required)

    View Item