Karakterisasi Awal dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Bioaktif Lektin Alga Merah Dari Pesisir Pantai Gunungkidul, Yogyakarta

ARUM N, MARTHA (2017) Karakterisasi Awal dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Bioaktif Lektin Alga Merah Dari Pesisir Pantai Gunungkidul, Yogyakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (207Kb)

    Abstract

    Alga merupakan tanaman laut yang digolongkan sebagai tumbuhan benthik yang hidup melekat di dasar perairan. Di Indonesia, alga merah mempunyai jumlah spesies paling banyak dibandingkan alga jenis lain. Alga merah mempunyai berbagai kandungan senyawa bioaktif, seperti lektin. Lektin adalah protein yang mengikat gula atau glikoprotein, bersifat non-imun yang dapat menggumpalkan sel dan/atau endapan glikokonjugat. Lektin juga disebut hemaglutinin, karena memiliki kemampuan untuk mengaglutinasi sel, sehingga dilakukan pengujian aktivitas hemaglutinasi menggunakan trypsin-treated red blood cells (TRBC). Pengujian ini merupakan uji rutin pada lektin. Lektin juga memiliki peranan sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas hemaglutinasi, kadar protein, karakterisasi awal (meliputi stabilitas terhadap pengaruh pH, suhu, dan kation divalen, serta penghambatan aktivitas hemaglutinasi oleh gula atau glikoprotein jenis tertentu), dan aktivitas antioksidan fraksi kasar lektin alga merah dari pesisir Pantai Gunungkidul, Yogyakarta. Aktivitas hemaglutinasi fraksi kasar lektin alga merah dari spesies Palmaria palmata, Halosaccion glandiforme, Hypnea spinella, Eucheuma arnoldii, dan Ahnfeltiopsis linearis masing-masing sebesar 2<sup>6</sup> , 2<sup>15</sup> , 2<sup>6</sup> , 2<sup>13</sup> dan 2<sup>24</sup>. Sedangkan kadar protein fraksi kasar lektin masing-masing spesies tersebut adalah 8.123,47 µg/ml; 6.225,44 µg/ml; 9.545,65 µg/ml; 7.368,45 µg/ml; dan 14.312,94 µg/ml. Karakteristik kelima spesies tersebut stabil terhadap pH, kurang stabil terhadap pengaruh suhu, dan tidak dipengaruhi kation divalen. Sedangkan untuk penghambatan oleh gula dan glikoprotein, kelima spesies tersebut mempunyai spesifitas penghambatan terhadap glikoprotein, tetapi tidak pada gula sederhana. Untuk uji aktivitas antioksidan nilai IC 50 (Inhibitory Concentration 50) dari kelima sampel tersebut masing-masing adalah 3.783,36 ppm; 7.956,02 ppm; 3.857,18 ppm; 2.903,95 ppm; dan 2.831,79 ppm. Kata kunci : alga merah, lektin, aktivitas hemaglutinasi, antioksidan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Aris Setiyoko
    Date Deposited: 23 Mar 2017 16:40
    Last Modified: 23 Mar 2017 16:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32148

    Actions (login required)

    View Item