EFEK EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA, LAM.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI JANTUNG TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA

H A, RADEN ISMAIL (2017) EFEK EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA, LAM.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI JANTUNG TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1083Kb)

    Abstract

    Pendahuluan : Daun kelor mengandung flavonoid, polifenol dan β-sitosterol yang dapat mengurangi perlemakan pada jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanolik daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dapat mengurangi perlemakan pada jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model hiperkolesterolemia. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan rancangan post test only control group design. Sampel berupa tikus putih jantan dengan galur Sprague Dawley, berat badan 150-200 gram, berusia 2-3 bulan. Sampel diambil secara incidental sampling. Sampel sebanyak 28 ekor tikus dibagi 4 kelompok secara acak, masing-masing kelompok berisi 7 ekor tikus. Kelompok tersebut terdiri dari KK, K(-), K1 dan K2. Kelompok K(-), K1, dan K2 diberikan diet tinggi lemak selama 42 hari. Kelompok K1 dan K2 masing-masing diberikan ekstrak etanolik daun kelor dengan dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB pada hari ke-42 hingga hari ke-70. Setelah pemberian ekstrak selesai, sehari setelahnya dilakukan terminasi dan pengambilan jantung untuk pembuatan preparat dengan pengecatan hematoksilin eosin. Data luas area lemak diamati dengan mikroskop cahaya pada perbesaran 1000x .Data kemudian dianalisis menggunakan uji komparatif Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mann Whitney. (α=0,05) Hasil : Hasil pengamatan luas area pada KK, K(-), K1, K2 berturut-turut 378,81±53,32; 1280,15±133,94; 386,74±57,87; dan 326,1±29,89 μm 2 . Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan p=0,000 (p<α). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) diantara semua kelompok tikus, kecuali antara kelompok KK dan K1. Antara kelompok KK dan K1 menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan dengan nilai p=0,633 (p>0,05). Simpulan : Pemberian ekstrak etanolik daun kelor (Moringa oleifera, Lam.) dapat mengurangi steatosis/perlemakan pada gambaran histopatologi jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model hiperkolesterolemia.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 23 Mar 2017 15:01
    Last Modified: 23 Mar 2017 15:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32135

    Actions (login required)

    View Item