PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS XI PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

LAKSONO, PANDU JATI (2017) PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS XI PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1538Kb)

    Abstract

    Pandu Jati Laksono. 2017. Pengembangan Modul Kimia Berbasis Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas XI pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Tesis. Pembimbing: Prof. Dr. Ashadi. Kopembimbing: Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D. Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan modul berbasis Learning Cycle 5E pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk meningkatkan kreativitas siswa; 2) mengetahui kelayakan modul berbasis Learning Cycle 5E pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk meningkatkan kreativitas siswa; 3) mengetahui efektivitas modul berbasis Learning Cycle 5E pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Penelitian pengembangan modul Kimia ini menggunakan prosedur Borg and Gall yang dimodifikasi terdiri dari 9 tahap yaitu: 1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi (research and information collecting), 2) perencanaan (planning), 3) pengembangan bentuk produk awal (developing preliminary form of product), 4) uji coba kelompok kecil (preliminary field testing), 5) revisi produk awal (main product revising), 6) uji coba kelompok menengah (main field testing), 7) revisi produk utama (operational product revising), 8) uji coba kelompok besar (operational field testing), 9) revisi produk akhir (final product revising). Uji coba kelompok kecil dilakukan di SMAN 1 Karanganyar. Uji coba kelompok sedang dan kelompok besar dilakukan di SMAN 1 Karanganyar dan SMAN 2 Karanganyar. Analisis data selama pengembangan adalah analisis deskriptif. Analisis kelayakan modul berdasarkan skor kriteria. Analisis efektivitas modul menggunakan uji t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Modul berbasis Learning Cycle 5E telah melalui tahap pengembangan Borg and Gall (1983) berupa penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji lapangan tahap awal, revisi produk awal, uji lapangan utama, revisi produk utama, uji pelaksanaan lapangan, dan revisi akhir produk, 2) hasil uji coba menunjukkan bahwa modul berbasis Learning Cycle 5E berdasarkan ujicoba siswa SMA 1 Karanganyar dan SMA 2 Karanganyar mendapat penilaian dengan kategori “sangat baik” berdasarkan kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan, sehingga layak digunakan pada proses pembelajaran, 3) modul berbasis Learning Cycle 5E lebih efektif dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan tanpa modul di kelas kontrol pada siswa SMAN 1 Karanganyar dan SMAN 2 Karanganyar. Kata Kunci: Modul, Learning Cycle 5E, Kreativitas, Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 23 Mar 2017 14:41
    Last Modified: 23 Mar 2017 14:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32122

    Actions (login required)

    View Item