Hubungan Aktivitas Olahraga dan Kejadian Akne Vulgaris pada Siswa di SMA Negeri 1 Surakarta

UTAMI, Ajeng Apsari (2017) Hubungan Aktivitas Olahraga dan Kejadian Akne Vulgaris pada Siswa di SMA Negeri 1 Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (128Kb)

    Abstract

    ABSTRAK AJENG APSARI UTAMI, G0013013, 2016. Hubungan Aktivitas Olahraga dan Kejadian Akne Vulgaris Pada Siswa di SMA Negeri 1 Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Akne vulgaris merupakan penyakit kulit berupa peradangan kronis folikel pilosebasea dengan penyebab multifaktor dan manifestasi klinis berupa komedo, papul, pustul, nodul serta kista dan mencapai puncak prevalensinya pada masa remaja. Aktivitas olahraga berpotensi menjadi salah satu dari banyak faktor yang mempengaruhi kejadian akne vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kejadian akne vulgaris antara siswa dengan aktivitas olahraga cukup dan siswa dengan aktivitas olahraga kurang di SMA N 1 Surakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 7-8 September 2016 di SMAN 1 Surakarta. Pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X MIPA berusia 13-16 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner aktivitas olahraga oleh responden dan pemeriksaan dengan gambar klinis oleh dokter spesialis kulit dan kelamin melalui foto yang diambil menggunakan kamera DSLR. Variabel terikat adalah kejadian akne vulgaris, sedangkan variabel bebasnya adalah aktivitas olahraga. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square dan Odds Ratio (OR), dengan tingkat kemaknaan p< 0,05 dan interval kepercayaan 95%. Hasil : Hasil penelitian didapatkan 209 sampel di mana siswa dengan aktivitas olahraga cukup yang menderita akne vulgaris sebanyak 56 siswa (79%) dan yang tidak menderita akne vulgaris sebanyak 15 siswa (21%). Pada siswa dengan aktivitas olahraga kurang yang menderita akne vulgaris sebanyak 116 siswa (84%) dan yang tidak menderita akne vulgaris sebanyak 22 siswa (16%) Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kejadian akne vulgaris yang signifikan antara siswa dengan aktivitas olahraga cukup dan siswa dengan aktivitas olahraga kurang, dengan uji Chi Square didapatkan nilai p = 0,352 (p> 0,05). Simpulan : Tidak terdapat perbedaan angka kejadian akne vulgaris yang signifikan antara siswa dengan aktivitas olahraga cukup dan siswa dengan aktivitas olahraga kurang di SMAN 1 Surakarta. Kata Kunci : akne vulgaris, aktivitas olahraga

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 23 Mar 2017 14:26
    Last Modified: 23 Mar 2017 14:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32108

    Actions (login required)

    View Item