PERTIMBANGAN HAKIM MENILAI KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN SAKSI KARENA HUBUNGAN DARAH PADA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN DI LINGKUNGAN KELUARGA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Rantau Nomor 39/PID.B/2016/PN.Rta)

Kusuma, Nadya Novina (2017) PERTIMBANGAN HAKIM MENILAI KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN SAKSI KARENA HUBUNGAN DARAH PADA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN DI LINGKUNGAN KELUARGA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Rantau Nomor 39/PID.B/2016/PN.Rta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (916Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Nadya Novina Kusuma. E0013298. PERTIMBANGAN HAKIM MENILAI KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN SAKSI KARENA HUBUNGAN DARAH PADA TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN DI LINGKUNGAN KELUARGA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Rantau Nomor 39/PID.B/2016/PN.Rta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian kekuatan pembuktian keterangan saksi karena hubungan darah dengan terdakwa serta pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana kepada terdakwa pelaku tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan di lingkungan keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum, bersifat preskriptif dan terapan. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, pengumpulan bahan hukum dengan cara studi pustaka, menggunakan pendekatan kasus dan teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa keterangan saksi korban dan saksi fakta karena hubungan sedarah dengan Terdakwa dinilai mempunyai kekuatan pembuktian sebagai alat bukti sah menurut Pasal 184 ayat (1) huruf a sehingga dapat didengar keterangannya telah sesuai dengan ketentuan Pasal 168 (1) jo Pasal 169 KUHAP, berdasarkan fakta persidangan yang menyatakan bahwa terhadap keterangan Saksi korban Budi Setiawan dan saksi fakta Dede Setiawan dilakukan dalam persidangan di bawah sumpah, dihadirkan oleh Penuntut Umum serta Terdakwa tidak menolak kesaksian dari keduanya namun membenarkan. Selain itu, dasar pertimbangan Hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa telah mempertimbangkan unsur yuridis dan non-yuridis terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan dalam lingkup keluarga dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 7 (tujuh) bulan sesuai dengan ketentuan Pasal 183 jo Pasal 193 ayat (1) KUHAP. Kata Kunci: Keterangan Saksi Sedarah, Pertimbangan Hakim, Pencurian dalam Keluarga

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 23 Mar 2017 13:41
    Last Modified: 23 Mar 2017 13:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32094

    Actions (login required)

    View Item