Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita

HASANAH, FARAISSA (2017) Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Presentation
Download (566Kb)

    Abstract

    Faraissa Hasanah, G0013090, 2016. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Kondisi stunting di Indonesia masih menduduki peringkat ke lima dunia. Stunting merupakan kondisi kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Kejadian stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pemberian ASI. Pemberian ASI yang kurang dari 6 bulan dapat meningkatkan risiko kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan studi kasus kontrol yang dilakukan pada bulan Oktober - November 2016 di beberapa Posyandu Balita Wilayah Binaan UPT. Puskesmas Sangkrah, Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan wawancara langsung ke orangtua balita dengan menggunakan kuisioner. Balita yang memiliki status gizi stunting sebagai kasus dan balita yang tidak memiliki status gizi stunting sebagai kontrol. Variabel terikat adalah status gizi stunting, sedangkan variabel bebasnya adalah pemberian ASI eksklusif. Data hasil penelitian dianalisis bivariat menggunakan uji chi square dan dianalisis multivariat dengan uji regresi logistik, kemudian diolah dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 24.00 for Mac dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 60 sampel yang terdiri dari 30 sampel anak sebagai kelompok kasus dan 30 sampel anak sebagai kasus kontrol. Nilai signifikansi antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p = 0,034 dengan nilai OR = 0,234 yang berarti ASI eksklusif merupakan faktor protektif terhadap kejadian stunting pada balita sehingga pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan kejadiaan stunting pada balita. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan secara statistika antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita Kata Kunci : ASI Eksklusif, Stunting, Anak Usia 24-59 Bulan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 21 Mar 2017 12:00
    Last Modified: 21 Mar 2017 12:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32013

    Actions (login required)

    View Item