Model Promosi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Infeksi Daerah Operasi di Rumah Sakit Yogyakarta (Kasus RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta)

MARWATI, TRIANI (2017) Model Promosi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Infeksi Daerah Operasi di Rumah Sakit Yogyakarta (Kasus RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (163Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Triani Marwati, 2016. Model Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Infeksi Daerah Operasi di Rumah Sakit Yogyakarta (Kasus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unit 1 dan Unit 2 Yogyakarta), Disertasi. Pembimbing I: Prof. Dr. H. Ahmad Arman Subijanto, dr., MS; Pembimbing II: Dr. Ir. Eny Lestari, M.Si; Pembimbing III: Prof. Dr. dr. J. Priambodo, MS., Sp. MK(K). Program Studi Penyuluhan Pembanguanan/Pemberdayaan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar belakang. Masyarakat yang menerima pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan dan pengunjung di rumah sakit dihadapkan pada risiko terjadinya infeksi nosokomial, yaitu infeksi yang diperoleh di rumah sakit. Infeksi ini menyebabkan 1,4 juta kematian setiap hari di seluruh dunia (Ambrus, 2004). Infeksi yang paling sering terjadi adalah infeksi daerah operasi. Kejadian infeksi daerah operasi berkisar antara 14%-16% Infeksi daerah operasi adalah infeksi pada luka operasi atau organ/ruang yang terjadi dalam 30 hari pasca operasi atau dalam kurun 1 tahun apabila terdapat implan (Wardoyo et al., 2014). Oleh karena itu, diperlukan keselamatan pasien agar terhindar dari infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan model promosi kesehatan dalam upaya pencegahan infeksi daerah operasi di rumah sakit. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan didukung informasi kualitatif. Rancangan penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Analisis menggunakan path analysis untuk merumuskan pengaruh antara variabel yang dapat dipergunakan untuk merumuskan model, yaitu : persepsi, sikap tentang upaya pencegahan, kebijakan keselamatan pasien, dukungan pemangku kepentingan, dan promosi kesehatan. Hasil. Model promosi kesehatan dalam upaya pencegahan infeksi daerah operasi di Rumah Sakit Yogyakarta meliputi beberapa variabel yaitu sikap terhadap upaya pencegahan infeksi daerah operasi, kebijakan keselamatan pasien, dukungan pemangku kepentingan, dan kompetensi tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan infeksi daerah operasi yang mampu menjelaskan 63,1% terhadap variabel kepatuhan tenaga kesehatan untuk mencegah infeksi daerah operasi. Besar koefisien residu (ε3) 40,2%. Hasil regresi logistik kepatuhan tenaga kesehatan berpengaruh terhadap penurunan kasus dan penurunan kasus berpengaruh terhadap penurunan biaya dengan nilai probabilitas sebesar 0,875 > 0,05. Goodness of Fit model yaitu P = 0,214; GFI = 0,988; AGFI = 0,888; RMSEA = 0,069; NFI =0,984; CFI = 0,994. Kesimpulan. Strategi promosi kesehatan dalam upaya pencegahan infeksi daerah operasi di Rumah Sakit Yogyakarta untuk menurunkan kasus dan biaya dapat dilaksanakan dengan memperbaiki sikap terhadap upaya pencegahan infeksi daerah operasi, kebijakan keselamatan pasien, meningkatkan dukungan pemangku kepentingan, dan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan. Kata kunci: promosi kesehatan, upaya pencegahan, infeksi daerah operasi

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor > Penyuluhan Pembangunan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 21 Mar 2017 11:01
    Last Modified: 21 Mar 2017 11:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/32002

    Actions (login required)

    View Item