PRINSIP KESANTUNAN DAN IMPLIKATUR DALAM ACARA BIANG RUMPI NO SECRET TRANS TV

SUDIRO, CAROLINA RAHMA (2017) PRINSIP KESANTUNAN DAN IMPLIKATUR DALAM ACARA BIANG RUMPI NO SECRET TRANS TV. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (136Kb)

    Abstract

    Carolina Rahma Sudiro. C0212014.2012. Prinsip Kesantunan dan Implikatur dalam Acara Biang Rumpi No Secret Trans Tv. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana realisasi pematuhan prinsip kesantunan dalam acara Biang Rumpi No Secret Trans Tv (2) Bagaimana realisasi pelanggaran prinsip kesantunan dan implikatur dalam acara Biang Rumpi No Secret Trans Tv. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan realisasi pematuhan prinsip kesantunan dalam acara Biang Rumpi No Secret Transtv dan (2) Mendeskripsikan realisasi pelanggaran prinsip kesantunan dan implikatur dalam acara Biang Rumpi No Secret Transtv Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah Biang Rumpi No Secret bulan November-Desember 2015. Data pada penelitian ini adalah percakapan atau dialog yang mengandung pematuhan, pelanggaran, dan implikatur. Metode penyediaan data pada penelitian ini adalah metode simak tekniknya adalah simak bebas libat cakap dan teknik catat.Klasifikasi data pada penelitian ini berdasarkan pematuhan dan pelanggaran maksim dalam prinsip kesantunan Leech. Analisis menggunakan metode analisis cara tujuan, dan kontekstual. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Dari hasil analisis dapat disimpulkan pematuhan terhadap (1) maksim kearifan berjumlah 28 tuturan. Pematuhan (2) maksim kedermawanan berjumlah 8 tuturan. Pematuhan terhadap (3) maksim pujian berjumlah 35 tuturan.Pematuhan terhadap (4) maksim kerendahan hati berjumlah 12 tuturan.Pematuhan terhadap (5) maksim kesepakatan berjumlah 15 tuturan. Pematuhan terhadap(6) maksim simpati berjumlah 35 tuturan.Pelanggaran terhadap (1) maksim kearifan berjumlah 65 tuturan. Pelanggaran terhadap (2) maksim kedermawanan berjumlah 38 tuturan. Pelanggaran terhadap (3) maksim pujian berjumlah 112 tuturan.Pelanggaran terhadap (4) maksim kerendahan hati berjumlah 25 tuturan. Pelanggaran terhadap (5) maksim kesepakatan berjumlah 57 tuturan. Pelanggaran terhadap (6) maksim simpati berjumlah 30 tuturan.Pelanggaran terhadap maksim kesantunan pada acara BRNS menimbulkan munculnya 10 implikatur menjebak, 43 implikatur mengejek, 36 implikatur menuduh, 6 implikatu rmengadu, 3 implikatur menanatang, 13 implikatur menyindir, 34 implikatur menentang, 12 implikatur memprotes, 4 implikatur membela diri, 8 implikatur menyangkal, 5 implikatur meminta, 4 implikatur melarang, 10 implikatur menghakimi, 6 implikatur menyalahkan, 6 implikatur meragukan, 1 implikatur menyuruh, 20 implikatur menyombongkan diri, 6 implikatur mengabaikan, dan 7 implikatur menolak. Kata Kunci: implikatur, pematuhan, pelanggaran, prinsip kesantunan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 19 Mar 2017 13:11
    Last Modified: 19 Mar 2017 13:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31961

    Actions (login required)

    View Item