Perbedaan Angka CD4+ Antara ODHA Yang Mendapat Dukungan Sosial Rendah Dengan Tinggi

P, ALEXANDRA DESTRA (2017) Perbedaan Angka CD4+ Antara ODHA Yang Mendapat Dukungan Sosial Rendah Dengan Tinggi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (445Kb)

    Abstract

    Pendahuluan: Banyak penderita HIV/AIDS (ODHA) sudah terdiagnosis dan memulai pengobatan ARV (Antiretroviral) namun tidak teratur dan patuh dalam mengikuti pengobatannya. Padahal, pengobatan ARV dapat menentukan outcome klinis dari ODHA. Stigma, diskriminasi, dan lingkungan yang kurang mendukung merupakan beberapa hal yang menjadi faktor yang berpengaruh dalam kepatuhan terapi ARV. Adanya dukungan sosial dapat menjadi salah satu faktor pendukung untuk mengatasi ketidakpatuhan terapi ARV pada ODHA. Selain itu, dukungan sosial sebagai bentuk intervensi biopsikososial terhadap ODHA juga dapat membantu meningkatkan fungsi imunitas dalam tubuh mereka. Oleh karena itu, dukungan sosial diharapkan mampu menjadi pendorong keberhasilan outcome klinis pada ODHA. Salah satu bentuk outcome klinis pada ODHA yang dapat diukur adalah angka CD4+. Maka, dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui apakah ada perbedaan angka CD4+ pada ODHA yang mendapatkan dukungan sosial yang rendah dengan yang tinggi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif yang dilakukan mulai bulan Oktober hingga November 2016 di klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Subjek penelitian adalah pasien HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV di klinik VCT RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek penelitian dicuplik dengan metode aksidental sampling hingga memenuhi kriteria sampel minimal. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Dari total 35 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, 17 pasien mendapatkan dukungan sosial rendah dan 12 orang diantaranya memiliki angka CD4+ <200 sel/mm³. Sementara itu, 18 pasien lainnya mendapatkan dukungan sosial tinggi dan 8 orang diantaranya memiliki angka CD4+ >200 sel/mm³. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan angka CD4+ yang signifikan pada ODHA dengan dukungan sosial yang rendah dan tinggi (p= 0,358). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan angka CD4+ yang signifikan pada ODHA dengan dukungan sosial yang rendah dan tinggi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 16 Mar 2017 13:48
    Last Modified: 16 Mar 2017 13:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31914

    Actions (login required)

    View Item