BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA MENGENAI AHOK DALAM PILKADA DKI JAKARTA 2017 (Analisis Framing Media Terhadap Penyajian Berita Basuki Tjahaja “Ahok” Purnama Sebagai Bakal Calon Gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di Harian Kompas dan Harian Republika Periode 1 Maret-31 Mei 2016)

AMALIYAH, SITI NUR (2017) BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA MENGENAI AHOK DALAM PILKADA DKI JAKARTA 2017 (Analisis Framing Media Terhadap Penyajian Berita Basuki Tjahaja “Ahok” Purnama Sebagai Bakal Calon Gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di Harian Kompas dan Harian Republika Periode 1 Maret-31 Mei 2016). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (185Kb)

    Abstract

    Semangat demokrasi terus disuarakan diwujudkan dalam bentuk pemilihan umum serentak yang diadakan diseluruh wilayah di Indonesia, untuk memilih para pemimpin daerah. DKI Jakarta merupakan salah satu daerah yang akan melaksanakan Pilkada pada Februari 2017. Namun persaingan bakal calon gubernur DKI semakin memanas ketika Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencalonkan diri kembali menjadi DKI 1 sebagai petahana. Selain sosok Ahok yang kontroversial, jalur perseorangan, dan polemik yang muncul tak luput dari sorotan media massa. Media massa Harian Kompas dan Harian Republika turut memberitakan hal ini sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan politik. Penelitian ini mengenai bingkai media surat kabar Harian Kompas dan Harian Republika periode 1 Maret-31 Mei 2016 dalam menyajikan berita mengenai Ahok sebagai bakal calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing dengan model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Peneliti membedah teks berita langsung di dua surat kabar dan melakukan wawancara mendalam kepada praktisi media tersebut untuk membandingkan hasil analisis teks dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, Harian Kompas membingkai pemberitaan mengenai Ahok sebagai Bacagub tidak dihubungkan dengan kebijakan maupun kasus yang melibatnya. Harian Kompas menempatkan berita berdasarkan substansi dan menegakkan independensi media. Sedangkan Harian Republika menghubungkan pencalonan Ahok dengan kebijakan yang dilakukan, mengkritisi Ahok, dan mendorong munculnya calon alternatif selain Ahok. Hal tersebut dikarenakan perbedaan ideologi dan visi misi media yang diterapkan dalam kebijakan redaksi. Namun demikian terdapat persamaan dari dua media dalam menyajikan berita mengenai Ahok sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta. Kata kunci: Bingkai media, Konstruksi realitas media, Berita langsung

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 15 Mar 2017 16:50
    Last Modified: 15 Mar 2017 16:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31905

    Actions (login required)

    View Item