Argumentasi dalam dissenting opinion terhadap alasan permohonan kasasi oleh terdakwa pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri (studi putusan Mahkamah Agung nomor 994 K/pid.sus/2014

F, AFRIZAL NOVANDA N (2017) Argumentasi dalam dissenting opinion terhadap alasan permohonan kasasi oleh terdakwa pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri (studi putusan Mahkamah Agung nomor 994 K/pid.sus/2014. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (64Kb)

    Abstract

    Afrizal Novandana Noor Fajri. E0012013. ARGUMENTASI DALAM DISSENTING OPINION TERHADAP ALASAN PERMOHONAN KASASI OLEH TERDAKWA PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA BAGI DIRI SENDIRI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 994 K/PID.SUS/2014). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian alasan kasasi oleh Terdakwa terhadap KUHAP dan pertimbangan Judex Juris dalam mengabulkan permohonan kasasi dengan adanya perbedaan pendapat dalam perkara Narkotika. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian alasan kasasi oleh Terdakwapelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri terhadap KUHAP dan pertimbangan hukum hakim Mahkamah Agung dalam menjatuhkan putusan dengan adanya dissenting opinion terhadap alasan permohonan kasasi oleh terdakwa sesuai dengan KUHAP atau tidak. Berdasarkan hasil pembahasan menjelaskan bahwa alasan kasasi oleh Terdakwa dapat dibenarkan karena dalam hal ini Judex facti telah salah dalam menerapkan peraturan hukum atau menerapkan hukum tidak sebagaimana mestinya. Seharusnya Penuntut Umum mendakwa dengan pasal dakwaan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 yang menyebutkan setiap penyalahguna : a. Narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun; b. Narkotia golongan II bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan; c Narkotika golongan III bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun. Pertimbangan oleh Judex Juris dengan adanya Dissenting Opinion di perkara ini telah sesuai dengan ketentuan yang termuat dalam KUHAP yakni Pasal 182 ayat (6) KUHAP yang menjelaskan putusan dalam musyawarah majelis merupakan hasil permufakatan bulat kecuali jika hal itu setelah diusahakan dengan sungguh-sungguh tidak dapat dicapai, maka berlaku kententuan putusan diambil dengan suara terbanyak, Pasal 14 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman yang menjelaskan putusan diambil berdasarkan sidang permusyawarahan hakim yang bersifat rahasia. Kata Kunci: Kasasi, Tindak Pidana Narkotika, Dissenting Opinion

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 13 Mar 2017 15:52
    Last Modified: 13 Mar 2017 15:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31870

    Actions (login required)

    View Item