Prarancangan Pabrik Asam Akrilat dengan Proses Oksidasi Propilen dengan Kapasitas 30.000 ton/tahun

BIYANTORO, DERY (2017) Prarancangan Pabrik Asam Akrilat dengan Proses Oksidasi Propilen dengan Kapasitas 30.000 ton/tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (17Kb)

    Abstract

    Dery Biyantoro, Prana Jaya Ruslandi, 2016, Prarancangan Pabrik Asam Akrilat dengan Oksidasi Propilen Kapasitas 30.000 Ton/tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pabrik asam akrilat ini dirancang dengan kapasitas 30.000 ton/tahun, menggunakan bahan baku propilen, udara, dan steam dengan perbandingan komposisi propilen : udara : steam adalah 5 : 55 : 40 (% mol). Bahan baku propilen 96% yang dibutuhkan sebesar 20.867,559 ton/tahun, dengan kebutuhan spesifik 0,696 ton/ton produk yang dibeli dari PT Pertamina Balongan, sedangkan kebutuhan spesifik bahan baku steam sebanyak 2,67 ton/ton produk dan udara 5,23 ton/ton produk. Produk samping yang dihasilkan berupa larutan asam asetat 3.5 % sebanyak 3,078 ton/ton produk dan udara sisa sebanyak 4,52 ton/ton produk. Pabrik ini direncanakan akan didirikan di kabupaten Balongan, propinsi Jawa Barat pada tahun 2018, dan beroperasi pada tahun 2020. Asam akrilat dibuat dengan cara oksidasi propilen pada suhu 250oC - 330oC dan tekanan 4,4 atm di dalam suatu fixed bed multitube reactor dengan kondisi non adiabatic non isothermal dengan katalis bismuth molibdat (Bi2(MoO4)3). Reaksi yang terjadi bersifat eksotermis, sehingga untuk mempertahankan suhu dialirkan dowterm A sebagai pendingin di dalam shell. Konversi propilen menjadi asam akrilat sebesar 97%. Produk reaktor kemudian didinginkan dalam kondenser parsial untuk memisahkan asam akrilat dengan propilen dan udara. Hasil bawah kondenser parsial kemudian dipisahkan dalam menara distilasi untuk memisahkan asam akrilat dengan air dan asam asetat. Unit pendukung proses terdiri atas unit pengadaan air yang diperoleh dari sungai Cimanuk sebesar 10,934 m3/ton produk, unit pengadaan steam sebanyak 8,077 ton/ton produk, unit pengadaan listrik sebesar 581,876 kWh/ton produk, unit pengadaan udara tekan (P= 4,05 bar, T= 321,15 K) sebanyak 13,2 m3/ton produk, unit pengadaan bahan bakar IDO sebanyak 741,7 L/ton produk. Pabrik juga dilengkapi laboratorium untuk menjaga mutu dan kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari 60 orang karyawan shift dan 64 orang karyawan non-shift. Harga jual asam akrilat adalah Rp 26.575,-/kg produk dan harga bahan baku propilen adalah Rp 6.474,-/kg produk Hasil analisa ekonomi diperoleh Percent Return on Investment (ROI) sebelum pajak 83,06 %, setelah pajak 62,30 %, Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,07 tahun, setelah pajak 1,38 tahun, Break Even Point (BEP) 41,84 %, Shut Down Point (SDP) 32,74 % dan Discounted Cash Flow (DCF) 28,84 %. Dari hasil analisa ekonomi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pabrik asam akrilat dengan kapasitas 30.000 ton/tahun layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 08 Mar 2017 15:43
    Last Modified: 08 Mar 2017 15:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31861

    Actions (login required)

    View Item