PERBEDAANDERAJATKECEMASAN DAN DEPRESI MAHASISWA KEDOKTERAN PREKLINIK DAN KO-ASISTEN DI FK UNS SURAKARTA

WIDOSARI, YUKE WAHYU (2010) PERBEDAANDERAJATKECEMASAN DAN DEPRESI MAHASISWA KEDOKTERAN PREKLINIK DAN KO-ASISTEN DI FK UNS SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (158Kb)

    Abstract

    Yuke Wahyu Widosari, G0006170, 2010. Perbedaan Derajat Kecemasan dan Depresi Mahasiswa Kedokteran Preklinik dan Ko-Asisten di FK UNS Surakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kecemasan adalah suatu keadaan patologis yang ditandai oleh perasaan ketakutan disertai tanda somatik pertanda sistem saraf autonom yang hiperaktif. Sedangkan depresi adalah gangguan perasaan atau mood yang disertai komponen psikologi berupa sedih, susah, tidak ada harapan dan putus asa, dan komponen biologi atau somatik misalnya anoreksia, konstipasi, dan keringat dingin. Kecemasan dan depresi dapat terjadi pada mahasiswa preklinik dan ko-asisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan kecemasan dan depresi mahasiswa preklinik dan ko-asisten di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mahasiswa preklinik adalah mahasiswa fakultas kedokteran yang sedang menempuh program S1, dimana keterbatasan masa studi dapat menjadi stressor. Sedangkan ko-asisten adalah mahasiswa fakultas kedokteran yang telah menyelesaikan program S1 yang sedang menempuh program profesi kedokteran. Tugas dan tanggungjawab yang berat dapat menjadi stressor terjadinya kecemasan dan depresi. Pada bulan Mei 2010 dilakukan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diambil dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa preklinik dan ko-asisten. Kuesioner terdiri dari tiga macam yaitu L-MMPI untuk menilai kebohongan responden, TMAS untuk menilai kecemasan, dan BDI untuk menilaidepresi. Analisa data menggunakan uji T dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ko-asisten lebih cemas dan lebih depresif daripada mahasiswa preklinik (TMAS t= -3,328, p= 0,002 dan BDI t= 2,410, p= 0,019). Peneliti menyimpulkan terdapat perbedaan kecemasan dan depresi yang bermakna antara mahasiswa preklinik dan ko-asisten, dimana ko-asisten lebih cemas dan depresif daripada mahasiswa preklinik. Kata Kunci: Kecemasan, Depresi, Preklinik, Ko-asisten.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 13 Jul 2013 18:22
    Last Modified: 13 Jul 2013 18:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3185

    Actions (login required)

    View Item