Eksistensi Pekerja Seks Komersial di Warung Kopi Pinggir Jalan (Studi Fenomenologi di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun)

W, NOVI KHARISMA (2017) Eksistensi Pekerja Seks Komersial di Warung Kopi Pinggir Jalan (Studi Fenomenologi di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1299Kb)

    Abstract

    Novi Kharisma Wardhani. D0312058. 2016. “Eksistensi Pekerja Seks Komersial di Warung Kopi Pinggir Jalan (Studi Fenomenologi di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun)”. Skripsi. Program studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang para wanita pekerja seks menjajakan seks di warung-warung kopi pinggir jalan, serta mengetahui penyebab mereka bertahan pada pekerjaannya setelah di rehabilitasi. Dalam penelitian ini menggunakan teori Tindakan Sosial dari Max Weber. Dimana Weber, membuat empat tipe tindakan dasar yang digunakan untuk menjelaskan makna tindakan seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diambil dengan teknik wawancara mendalam dan observasi. Sedangkan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Untuk menjamin validitas data digunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis data menggunakan analisis model interaktif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor yang melatar belakangi para wanita ini menjadi PSK dapat dibedakan menjadi faktor ekstrinsik, yaitu faktor keluarga, faktor ekonomi serta kurangnya lapangan pekerjaan. dan faktor intrinsik, yaitu faktor rendahnya tingkat pendidikan dan tidak adanya keterampilan yang dimiliki. (2) Para PSK yang pernah terjaring razia dan pernah menjalani rehabilitasi ini kembali lagi pada profesi mereka sebagai PSK. Penyebabnya dari diri PSK antara lain, a) Penghasilan/ keuntungan (penghasilan yang di dapat dari membuka usaha sendiri dan saat menjadi PSK akan berbeda, karena membuka usaha ada kemungkinan gagal), b) Modal (untuk membuka usaha dibutuhkan uang sebagai modal awal, hal inilah yang tidak mereka miliki), c) Hutang (mereka sudah memiliki banyak hutang, sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk menambah hutang lagi hanya untuk mendapat modal usaha). Sedangkan penyebab dari luar diri PSK (pemerintah), antara lain : a) Terbatasnya jumlah Pekerja Sosial, b) Banyaknya jumlah PSK, c) Terlalu luasnya wilayah yang ditangani dan ketidak jelasan alamat PSK. Kata kunci : Eksistensi, Pekerja Seks Komersial.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 03 Mar 2017 15:21
    Last Modified: 03 Mar 2017 15:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31822

    Actions (login required)

    View Item