Transaksi Ekspor Furnitur enggunakan Sight Letter Of Credit Pada CV Valasindo Sentra Usaha Di Kabupaten Karanganyar

MUHADZIB, RIZAL ZAKY (2017) Transaksi Ekspor Furnitur enggunakan Sight Letter Of Credit Pada CV Valasindo Sentra Usaha Di Kabupaten Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (890Kb)

    Abstract

    ABSTRAKSI TRANSAKSI EKSPOR FURNITUR MENGGUNAKAN SIGHT LETTER OF CREDIT PADA CV VALASINDO SENTRA USAHA DI KABUPATEN KARANGANYAR RIZAL ZAKY MUHADZIB F3113056 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi transaksi ekspor furnitur menggunakan sight letter of credit pada CV Valasindo Sentra Usaha di Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, yaitu tehnik yang digunakan untuk menganalisis dan dengan cara mendiskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara langsung dengan narasumber pada objek penelitian, sementara data sekunder diperoleh dari buku penerbit salemba empat, ALFABETA, pustaka baru press, erlangga. Hasil penelitian menunjukan bahwa: faktor pemilihan sight L/C dalam pembayaran transaksi ekspor oleh CV Valasindo Sentra Usaha karena dinilai lebih aman dalam meminimalisir terjadinya gagal bayar, serta adanya jaminan pembayaran dari pihak bank. Hambatan yang terjadi dalam proses pembayaran ekspor adalah importir beranggapan barang yang dikirim oleh pihk CV Valasindo Setra Usaha tidak sesuai, kurangnya komunikasi yang terjadi antara pihak CV Valasindo Sentra Usaha dan importir yang mengakibatkan tertundanya pembayaran oleh importir. Langkah perusahaan untuk menghindari tertundanya pembayaran ekspor adalah dengan melakukan perjanjian inspection sertificate, selalu memberikan informasi kepada importir atas pengkapalan barang dan pengiriman dokumen. Berdasarkan hasil penelitian dapat direkomendasikan sebagai berikut: CV Valasindo Sentra Usaha harus meningkatkan kualitas SDM khususnya pada staff bagian ekspor, meningkatkan ketelitian dalam meminimalisir risiko kesalahan dalam pembuatan dokumen yang dibutuhkan dalam transaksi pembayaran ekspor. Untuk menghindari indikasi buyer dengan alasan barang yang tidak sesuai dengan yang dipesan, maka dalam proses negosiasi, perusahaan meminta inspection setifikat untuk menghindari komplain dari importir dengan alasan barang yang tidak sesuai atau ada yang rusak. Agar tidak terjadi penundaan pembayaran yang dilakukan oleh buyer, maka perusahaan perlu meningkatkan komunikasi dalam memberi informasi setiap pengiriman dokumen maupun pengkapalan barang, menjaga hubungan dengan buyer agar menjalin kerjasama yang baik. Kata Kunci: Ekspor, Furnitur, Sight Letter of Credit

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Perdagangan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 03 Mar 2017 10:59
    Last Modified: 03 Mar 2017 10:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31779

    Actions (login required)

    View Item