Analisis Konsep "I" dan "Me" dalam Implementasi Kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban Kabupaten Sukoharjo

R, MUH BAHTIAR T (2017) Analisis Konsep "I" dan "Me" dalam Implementasi Kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (223Kb)

    Abstract

    Muhammad Bahtiar Taufiqur Rohman. K8411048. “Analisis Konsep “I” dan “Me” Dalam Implementasi Kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban Kabupaten Sukoharjo”. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. September 2016. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi peserta didik terhadap kegiatan Pramuka yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Mojolaban; (2) bentuk-bentuk kegiatan kepramukaan di SMA Negeri 1 Mojolaban; (3) dampak kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban terhadap perilaku peserta didik. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data berasal dari wawancara, observasi, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tujuh informan, yang terdiri dari dua peserta didik yang dianggap rajin (aktif) mengikuti kegiatan Pramuka dan dua peserta didik yang dianggap malas (pasif) mengikuti kegiatan Pramuka. Informan lainnya adalah satu pembina Pramuka dan dua Dewan Ambalan sebagai pembantu pembina Pramuka. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Dalam melakukan uji validitas data, yang dilakukan yaitu dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan data (verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Persepsi peserta didik terhadap kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban adalah (a) berkegiatan Pramuka sebagai pemenuhan aturan, (b) Pramuka identik dengan kekerasan, (c) Pramuka sebagai kegiatan yang membosankan; (2) Bentuk kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban adalah (a) latihan kedisiplinan oleh Dewan Ambalan, (b) kelas teori kepramukaan; (3) Dampak Kegiatan Pramuka terhadap perilaku peserta didik adalah (a) menilai kegiatan Pramuka sebagai rutinitas yang monoton, (b) membolos kegiatan Pramuka. Kesimpulan penelitian ini adalah realisasi kegiatan wajib Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban membentuk diri peserta didik tidak menjadi personal yang aktif dan kreatif selayaknya konsep “I”. Namun menciptakan psikis individu yang selalu menerima dan pasif menjadi “objek” atau “Me”, tanpa adanya kebebasan bertindak dalam analisis teori interaksionisme simbolik menurut Mead. Kata Kunci : Konsep “I” dan “Me”, Pramuka, George Herbert Mead.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 02 Mar 2017 14:29
    Last Modified: 02 Mar 2017 14:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31761

    Actions (login required)

    View Item