Perkembangan Pendidikan di Negara Jepang Pasca Perang Dunia II dan Relevansinya sebagai Pendalaman Materi Sejarah di Sekolah Menengah Atas

WAHYUNI, SRI (2017) Perkembangan Pendidikan di Negara Jepang Pasca Perang Dunia II dan Relevansinya sebagai Pendalaman Materi Sejarah di Sekolah Menengah Atas. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (378Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sri Wahyuni. K4409050. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI NEGARA JEPANG PASCA PERANG DUNIA II DAN RELEVANSINYA SEBAGAI PENDALAMAN MATERI SEJARAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2016. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui : (1) Kondisi pendidikan di negara Jepang sebelum terjadinya Perang Dunia II, (2) Kondisi pendidikan di negara Jepang pasca Perang Dunia II, (3) Relevansi materi perkembangan pendidikan di negara Jepang Pasca Perang Dunia II terhadap materi Sejarah di Sekolah Menengah Atas berdasarkan Kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis. Metode historis adalah proses menguji dan menganalisis secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau. Tahap awal yang dilakukan dalam proses penelitian historis yaitu pengumpulan data atau heuristik. Data penelitian yang dikumpulkan berupa data sekunder maupun jurnal yang berkaitan dengan Pendidikan di Negara Jepang Pasca Perang Dunia II. Tahap analisis data dimulai dari verifikasi atau kritik, interpretasi dan kemudian penjabaran historiografi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Restorasi Meiji Jepang membawa perubahan yang besar dalam kehidupan bangsa Jepang terutama dalam pendidikan. Zaman Edo (1603-1868) terdapat lembaga-lembaga pendidikan, mengadakan sekolah hanya untuk anak-anak dari kalangan Samurai. Untuk rakyat biasa lembaga pendidikannya disebut terakoya yang diselenggarakan oleh kuil-kuil Budha. Lembaga pendidikan ini diajarkan cara membaca, menulis dan berhitung, serta pendidikan budi pekerti. Sistem pendidikan di Jepang sebelum Perang Dunia II, Sekolah Dasar pada umur 6 tahun pendidikan dasar , pendidikan menengah 5 tahun, pendidikan menengah atas 3 tahun, dan pendidikan Universitas 3 tahun. (2) Sistem pendidikan di Jepang sesudah Perang Dunia II pada dasarnya meliputi sekolah dasar (enam tahun), sekolah menengah pertama (tiga tahun), sekolah menengah atas (tiga tahun) dan universitas (empat tahun). Wajib belajar di Jepang mulai dari SD sampai SMP. Sebagian besar siswa meneruskan pendidikannya ke sekolah menengah atas. Siswa harus mengikuti ujian masuk dulu, untuk masuk sekolah menengah atas dan universitas. (3) Relevansi materi perkembangan pendidikan di negara Jepang pasca Perang Dunia II dengan materi sejarah di SMA kelas XI (sebelas) yaitu pada materi menganalisis kehidupan sosial, ekonomi, budaya, militer, dan pendidikan di Indonesia pada zaman pendudukan Jepang. Kata kunci : Restorasi Meiji, Sistem Pendidikan, Pembelajaran Sejarah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 28 Feb 2017 15:17
    Last Modified: 28 Feb 2017 15:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31746

    Actions (login required)

    View Item