Efisiensi Teknis, Efisiensi Alokatif, dan Efisiensi Biaya Bank Besar, Bank Menengah, dan Bank Kecil di Indonesia : Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)

PERWITHOSUCI, WINNY (2017) Efisiensi Teknis, Efisiensi Alokatif, dan Efisiensi Biaya Bank Besar, Bank Menengah, dan Bank Kecil di Indonesia : Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (582Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Efisiensi Teknis, Efisiensi Alokatif, dan Efisiensi Biaya Bank Besar, Menengah, dan Kecil di Indonesia: Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Winny Perwithosuci F1114039 Industri perbankan mendominasi sektor keuangan di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi aset perbankan dalam sektor keuangan di Indonesia yaitu sebesar 78,79% pada tahun 2012, 79,56% pada tahun 2013, dan 79,04% pada tahun 2014. Bank berperan penting dalam perekonomian di Indonesia tidak hanya sebagai entitas bisnis namun juga sebagai agen pembangunan. Dengan demikian, bank harus memiliki kinerja yang baik. Akan tetapi, dari indikator NIM dan BOPO serta penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perbankan di Indonesia belum sepenuhnya efisien. Penelitian ini bertujuan mengukur dan membandingkan efisiensi teknis, alokatif, dan biaya kelompok bank di Indonesia tahun 2005 sampai 2014. Pengukuran efisiensi dilakukan pada 101 bank umum konvensional yang terdiri dari bank besar, menengah, dan kecil. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perbankan yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengukuran efisiensi menggunakan pendekatan non-parametrik yaitu Data Envelopment Analysis (DEA) dengan konsep frontier dan berorientasi input. Untuk menentukan input dan output, penelitian ini menggunakan pendekatan intermediasi. Penelitian ini menggunakan tiga input, dua output, dan tiga harga input. Variabel input dalam penelitian ini adalah beban tenaga kerja, jumlah dana pihak ketiga, dan modal. Variabel output dalam penelitian ini adalah kredit yang disalurkan dan surat berharga. Kemudian, harga input dalam penelitian ini adalah harga tenaga kerja, harga dana pihak ketiga, dan harga modal. Hasil pengukuran efisiensi menggunakan DEA menunjukkan, secara rata-rata nilai efisiensi teknis bank besar adalah 0,943; bank menengah adalah 0,704; dan bank kecil adalah 0,724. Nilai rata-rata efisiensi alokatif bank besar adalah 0,875; bank menengah adalah 0,685; dan bank kecil adalah 0,505. Nilai rata-rata efisiensi biaya bank besar adalah 0,826; bank menengah adalah 0,485; dan bank kecil adalah 0,358. Hasil pengukuran efisiensi menunjukkan bahwa selama periode penelitian, bank besar adalah yang paling efisien baik secara teknis, alokatif, maupun biaya dibandingkan dengan kedua kelompok lain. Nilai efisiensi menunjukkan perbankan di Indonesia baik bank besar, menengah, dan kecil masih mengalami kendala untuk mengalokasikan sumberdaya secara efisien. Hal ini ditunjukkan oleh nilai efisiensi alokatif yang rendah. Kata kunci : perbankan, Indonesia, efisiensi, ukuran bank, Data Envelopment Analysis (DEA)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 14 Feb 2017 08:40
    Last Modified: 14 Feb 2017 08:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31724

    Actions (login required)

    View Item