KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG (ODONATA) DAN HUBUNGANNYA DENGAN AKTIVITAS MANUSIA SERTA VEGETASI PADA BEBERAPA WADUK DI EKS-KARESIDENAN SURAKARTA

R, EUIS CITRA AYU (2017) KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG (ODONATA) DAN HUBUNGANNYA DENGAN AKTIVITAS MANUSIA SERTA VEGETASI PADA BEBERAPA WADUK DI EKS-KARESIDENAN SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (88Kb)

    Abstract

    Capung (Odonata) merupakan serangga yang dapat ditemukan di seluruh dunia, terdapat 750 jenis Capung di Indonesia. Di Daerah Eks-Karisedenan Surakarta, terdapat empat waduk yang memiliki karakteristik vegetasi hampir sama yaitu, Waduk Mulur, Cengklik, Delingan, dan Botok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Capung (Odonata) pada beberapa waduk di Eks-Karesidenan Surakarta, serta mengetahui hubungannya dengan struktur vegetasi, status pencemaran, dan aktivitas manusia. Penelitian sudah dilaksanakan pada bulan Juli 2016 sampai dengan Agustus 2016. Pengambilan sampel capung menggunakan metode purposive random sampling dan metode petak sampel. Petak dibuat berukuran 2x2 meter. Pengambilan sampel dilakukan dari pukul 08.00-11.00 WIB dan pukul 14.00-17.00 WIB, sesuai waktu aktif capung. Data sekunder meliputi aktivitas manusia yang diambil menggunakan metode wawancara deep interview. Data vegetasi yang diambil dengan metode petak sampel 2x2 meter, serta data kualitas air. Analisis data secara kualitatif dengan deskripsi. Analisis data secara kuantitatif dengan menghitung struktur vegetasi (keanekaragam jenis, indeks densitas, dan indeks dominansi); keanekaragaman capung (keanekaragam jenis dan indeks dominansi); serta analisis hubungan keanekaragaman capung dengan struktur vegetasi dan kualitas air menggunakan uji korelasi pearson. Pada penelitian ini ditemukan 16 jenis capung dari keempat waduk tersebut yang terdiri atas 3 famili meliputi, Gomphidae (2 spesies) yaitu Ictinogomphus decoratus dan Paragomphus reinwardtii; Libelullidae (10 spesies) yaitu Orthetrum sabina, Acisoma panorpoides, Brachythemis contaminata, Crocothemis servilia, Diplacodes trivialis, Pantala flavescens, Potamarcha congener, Tholymis tillarga, Zyxomma obtusum, dan Urothemis signata; Coenagrionidae (4 spesies) yaitu Ischnura senegalensis, Agriocnemis femina dan Agriocnemis pygmaea. Hubungan keanekaragaman capung dengan vegetasi tanaman diketahui tidak berkorelasi. Hubungan keanekaragaman capung dengan kualitas air saling mempengaruhi dan berkorelasi sedang. Keanekaragaman capung berhubungan kuat dengan kegiatan antropogenik. Kata Kunci : aktivitas manusia, capung (Odonata), kualitas air, struktur vegetasi, waduk

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QK Botany
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 10 Feb 2017 11:44
    Last Modified: 10 Feb 2017 11:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31697

    Actions (login required)

    View Item