Peran Forum Kepala Sekolah (FKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Pengembangan Sekolah Responsif Gender di Kabupaten Sragen

PAMUNGKAS, MARTIYAS A (2017) Peran Forum Kepala Sekolah (FKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam Pengembangan Sekolah Responsif Gender di Kabupaten Sragen. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (631Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Martiyas Anggari Pamungkas, D0112057. “PERAN FORUM KEPALA SEKOLAH (FKS) DAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH RESPONSIF GENDER DI KABUPATEN SRAGEN” Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negera, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2016, 135 halaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran FKS dan MGMP SMA/SMK di Kabupaten Sragen dalam pengembangan Sekolah Responsif Gender (SRG). Peran FKS dan MGMP menjadi penting untuk diperhatikan karena berkaitan dengan kualitas kompetensi sumber daya manusia pelaksana SRG yaitu Kepala Sekolah dan Guru. Penelitian ini juga melihat potensi yang dimiliki di dalam organisasi profesi tersebut sehingga dapat dikembangkan untuk mendukung implementasi SRG. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang dikaitkan dengan pemenuhan standar pendidikan terintegrasi gender dan menggunakan 7S McKinseys Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran FKS dan MGMP dalam pengembangan Sekolah Responsif Gender adalah sebagai pengintegrasi nilai-nilai gender ke dalam setiap standar pendidikan. Secara garis besar FKS lebih berperan untuk mengkoordinasi, memberikan motivasi, dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan sekolah dalam upaya pemenuhan standar pendidikan responsif gender. Sedangkan MGMP memiliki peran lebih besar pada pengkoordinasian teknis pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tentang bagaimana penerapan nilai-nilai sekolah responsif gender di dalamnya. Meskipun FKS dan MGMP belum menempatkan kesenjangan gender menjadi masalah yang penting untuk dikaji, pada beberapa program kerja FKS maupun MGMP sudah terintegrasi nilai gender, dengan kata lain secara tidak langsung FKS dan MGMP mendukung implementasi SRG dalam pemenuhan standar pendidikan. Berdasarkan kerangka 7S McKinseys FKS dan MGMP memiliki potensi pada unsur-unsur tertentu yang dapat dikembangkan sehingga dapat memberikan peran dalam implementasi SRG. Potensi FKS lebih kuat terletak pada unsur-unsur hard, yaitu strategy, structure, dan system di dalam organisasi sudah terintegrasi nilai gender. MGMP juga memiliki potensi lebih besar pada unsur-unsur hard, namun hanya pada structure dan system, sedangkan strategy MGMP belum menunjukkan adanya integrasi nilai gender. Oleh karena itu, perlu upaya untuk mengoptimalkan unsur-unsur soft pada kedua organisasi, seperti pelatihan sensitivitas gender, studi banding, dan meningkatkan koordinasi dengan Dinas atau instansi yang berkaitan. Kata Kunci: Forum Kepala Sekolah, Musyawarah Guru Mata Pelajaran, Peran Organisasi Profesi, Sekolah Responsif Gender

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 09 Feb 2017 14:30
    Last Modified: 09 Feb 2017 14:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31673

    Actions (login required)

    View Item