PEMENUHAN STANDAR MANAJEMEN SEKOLAH RESPONSIF GENDER DI KABUPATEN SRAGEN

P, KARINA KUSUMASTUTI (2017) PEMENUHAN STANDAR MANAJEMEN SEKOLAH RESPONSIF GENDER DI KABUPATEN SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2421Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Karina Kusumastuti Pratiwi, D0112051. “PEMENUHAN STANDAR MANAJEMEN SEKOLAH RESPONSIF GENDER DI KABUPATEN SRAGEN” Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negera, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2016, 110 halaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemenuhan standar manajemen sekolah responsif gender pada Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sragen. Standar Manajemen Sekolah merupakan elemen penting di sekolah, yaitu sebagai pengelola dari seluruh kegiatan atau program yang ada di sekolah. Fokus kajian penelitian ini adalah standar manajemen sekolah responsif gender. Responsivitas gender dilihat dari aplikasi unsur keadilan dan kesetaraan gender dalam melaksanakan standar manajemen sekolah, yang dilihat dari setiap aspeknya. Aspek tersebut meliputi : 1) Visi Misi Sekolah; 2) Nilai Norma Sekolah; 3) Rencana Kerja Sekolah; 4) Struktur Organisasi Sekolah; 5) Penugasan; 6) Pengembangan Karir; 7) Penyampaian Pendapat dan Pengambilan Keputusan. Penelitian ini juga mendeskripsikan siklus manajemen Plan-Do-Check-Action (PDCA) dalam Standar Manajemen Sekolah Responsif Gender yang telah dilakukan oleh unit analisis. Setiap standar manajemen sekolah responsif gender yang telah dilaksanakan dikaji, untuk kemudian diketahui setiap aspeknya sudah sampai tahap apa dalam siklus manajemen PDCA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data. Unit analisis dibedakan menjadi dua kategori yaitu pedesaan dan perkotaan, yangmana keduanya merupakan Sekolah Menengah di Kabupaten Sragen. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Meski telah mendapatkan pelatihan tentang sekolah responsif gender, hasil penelitian justru menunjukkan bahwa sekolah yang menjadi unit analisis penelitian memiliki responsivitas gender yang rendah terhadap standar manajemen sekolah. Tercatat hanya dua aspek standar manajemen sekolah yang telah memenuhi responsivitas gender. Aspek tersebut adalah Rencana Kerja Sekolah Responsif Gender dan Penyampaian Pendapat serta Pengambilan Keputusan Responsif Gender. Selain itu, bila dilihat berdasar siklus manajemen PDCA, pelaksanaan standar manajemen sekolah responsif gender oleh unit analisis terkesan berjalan secara apa adanya dan kurang terkelola dengan baik. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemahaman tentang fungsi perencanaan (Plan) sebagai landasan dalam setiap program atau kegiatan yang dilakukan. Kata Kunci:Manajemen Sekolah, Standar Manajemen Sekolah Responsif Gender. Plan-Do-Check-Action (PDCA)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 09 Feb 2017 14:22
    Last Modified: 09 Feb 2017 14:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31669

    Actions (login required)

    View Item