PENGARUH ANDROGRAPHOLIDE TERHADAP EKSPRESI TNF ALFA DAN GRANULOMA TUBERKULOSIS PARU PADA TIKUS YANG DIINFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERKULOSIS

NUGROHO, YUSTINUS SLAMET (2017) PENGARUH ANDROGRAPHOLIDE TERHADAP EKSPRESI TNF ALFA DAN GRANULOMA TUBERKULOSIS PARU PADA TIKUS YANG DIINFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERKULOSIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (166Kb)

    Abstract

    Y. Slamet Nugroho.2016.Tesis. Pengaruh Andrographolide Terhadap Ekspresi TNF-α Dan Granuloma Tuberkulosis Paru Pada Tikus Yang Diinfeksi Mycobacterium Tuberculosis. Supervisor I: Dr.dr.Reviono.,SpP(K), II : Prof. Dr. Suradi, dr., Sp.P(K),MARS. Program Studi Magister Kedokteran Keluarga, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. RINGKASAN PENGARUH ANDROGRAPHOLIDE TERHADAP EKSPRESI TNF-Α DAN GRANULOMA TUBERKULOSIS PARU PADA TIKUS YANG DIINFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS Y Slamet Nugroho Latar belakang. Andrographolide sebagai anti inflamasi menghambat aktifasi NF-κβ, produksi TNF-α, produksi IL-12, menekan pelepasan inducibele nitic oxide synthase (iNOS), menghambat pelepasan COX-2 pada sel fibroblast manusia dan juga mencegah produksi radikal oksigen. TNF-alfa menstimulasi migrasi sel imun menuju ke tempat infeksi, berkontribusi terhadap pembentukan granuloma, serta mempunyai kemampuan mengontrol progesifitas penyakit. Metode. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh andrographolide terhadap ekspresi TNF-α dan granuloma tuberkulosis pada tikus yang diinfeksi CFA. Uji laboratorium di lab Histologi dan Patologi Anatomi FK UNS. Sampel tikus berjumlah 30 ekor, 10 ekor tikus sebagai kontrol, 10 ekor tikus diinjeksi CFA, 10 ekor tikus diinjeksi CFA +andrographolide. Dilakukan pemeriksaan granuloma secara histopathologi dan IHC pada jaringan paru di laboratorium Patologi Anatomi FK UNS. Hasil. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental murni atau (true experiment, dengan randomized post test only control group design). Pemberian Andrographolide menurunkan rata-rata ekspresi TNF-α dibandingkan pada kelompok CFA, berdasarkan deskripsi variabel ekspresi TNF-α. Hasil analisis variasi atau beda 3 rata-rata menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan 3 rata-rata jumlah granuloma dengan tingkat signifikansi sebesar 0,003 dengan derajat signifikansi p < 0,01. Hal itu berarti beda rata-rata jumlah granuloma pada kelompok kontrol, CFA, dan CFA+ Andrographolide benar-benar berbeda secara meyakinkan. Dibandingkan dengan rata-rata jumlah granuloma pada kelompok kontrol, kelompok CFA memiliki kecenderungan rata-rata jumlah granuloma lebih tinggi (meningkat), kemudian rata-rata jumlah granuloma pada kelompok CFA+ Andrographolide memiliki rata-rata lebih rendah dibandingkan kelompok CFA atau berarti rata-rata jumlah granuloma itu dapat dikurangi dengan pemberian Andrographolide ekstrak sambiloto. Kesimpulan. Pemberian Andrographolide 14,8 % ekstrak sambiloto terbukti menurunkan ekspresi TNF-α paru pada tikus tuberkulosis induksi CFA. Pemberian Andrographolide 14,8 % ekstrak sambiloto terbukti menurunkan jumlah granuloma paru pada tikus tuberkulosis induksi CFA. Ada korelasi positip yang sangat kuat antara ekspresi TNF-α dengan jumlah granuloma di paru pada tikus tuberkulosis induksi CFA. Kata kunci: Andrographolide, TNF- α, granuloma.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 30 Jan 2017 08:34
    Last Modified: 30 Jan 2017 08:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31555

    Actions (login required)

    View Item