EFEK HIPOGLIKEMIK TEPUNG KOMPOSIT UWI (Dioscorea alata) DAN KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) PADA TIKUS DIABETES INDUKSI STREPTOZOTOCIN

, HARWATI (2017) EFEK HIPOGLIKEMIK TEPUNG KOMPOSIT UWI (Dioscorea alata) DAN KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) PADA TIKUS DIABETES INDUKSI STREPTOZOTOCIN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (617Kb)

    Abstract

    Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan di dunia karena jumlah penderita DM terus meningkat. Nutrisi bisa dijadikan terapi pengobatan DM dengan konsumsi pangan IG rendah. Tepung uwi diketahui memiliki IG rendah tetapi rendah protein. Protein pada tepung uwi dapat ditingkatkan dengan cara dikombinasikan dengan tepung koro pedang menjadi tepung komposit. Tepung komposit uwi dan koro pedang formula terbaik (85:15) diketahui mengandung serat pangan 43,90%, pati resisten 19,23% dan aktivitas antioksidan 49,10%. Kandungan senyawa fungsional tersebut diduga mampu menurunkan kadar glukosa darah hewan percobaan (tikus) diabetes induksi streptozotocin (STZ). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian diet tepung komposit uwi dan koro pedang terhadap kadar glukosa darah, asupan pakan, berat badan dan histopatologi pankreas tikus diabetes. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 variasi perlakuan yaitu kelompok tikus non-DM (normal diberi pakan standar), tikus DM (diabetes induksi STZ diberi pakan standar) dan tikus DM+tepung komposit (diabetes induksi STZ diberi pakan standar dan tepung komposit). Data yang diperoleh dianalisa dengan One Way Anova, jika terdapat perbedaan dilanjutkan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung komposit uwi dan koro pedang mampu menurunkan glukosa darah, menurunkan asupan pakan, meningkatkan berat badan dan memperbaiki jaringan pankreas. Pemberian tepung komposit mampu menurunkan kadar glukosa darah hingga 53,65% dari 226,4 mg/dl menjadi 104,93 mg/dl selama empat minggu perlakuan. Di akhir penelitian, kelompok DM+tepung komposit memiliki nilai asupan pakan tidak berbeda dengan kelompok non-DM dan berbeda dengan kelompok DM. Berat badan kelompok DM+tepung komposit lebih kecil daripada kelompok DM tetapi lebih besar dari kelompok non-DM. Tepung komposit memperbaiki jaringan pankreas yang ditandai dengan tidak adanya hialinisasi pada kelompok DM+tepung komposit.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 29 Jan 2017 22:47
    Last Modified: 29 Jan 2017 22:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31547

    Actions (login required)

    View Item