STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE (STUDI KASUS STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE DI TAPAK TUGUREJO SEMARANG).

R, ARI PURNIA (2017) STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE (STUDI KASUS STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE DI TAPAK TUGUREJO SEMARANG). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (762Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Ari Purnia Roospandanwangi. S221108002. STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE (STUDI KASUS STRATEGI KOMUNIKASI BINTARI DALAM KONSERVASI MANGROVE DI TAPAK TUGUREJO SEMARANG). TESIS. Pembimbing I : Dra. Prahastiwi Utari, M.Si.,Ph.D, II : Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si. Program Studi Ilmu Komunikasi (Riset dan Pengembangan Teori Komunikasi), Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya komunikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Permasalahan abrasi di Tapak Tugurejo mendapatkan perhatian dari BINTARI. BINTARI melakukan program konservasi mangrove di Tapak Tugurejo bekerjasama dengan FoE Japan. BINTARI melakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan strategi komunikasi BINTARI dalam konservasi mangrove di Tapak Tugurejo Semarang. Tujuan yang ke-dua, untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam program ini. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data penelitian didapatkan melalui wawancara, data-data di lapangan, data dari Dinas Pemerintah, serta dokumen BINTARI dan Prenjak. Strategi komunikasi program konservasi mangrove BINTARI merupakan perpaduan dari perencanaan komunikasi dengan manajemen komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen komunikasi yang dilakukan dalam strategi komunikasi konservasi mangrove BINTARI dapat diuraikan dengan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengontrolan unsur-unsur komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Peneliti menggunakan teori Compliance-Gaining Theory (Gerald Marwell dan David Schmitt). Hasil penelitian menunjukkan BINTARI menggunakan strategi pencapaian hasil positif, pertemanan dan pemberian bantuan. BINTARI juga menggunakan Kelompok Prenjak sebagai fasilitator antara BINTARI dan masyarakat. BINTARI mempunyai tenaga com-dev untuk melakukan pendampingan masyarakat. Level partisipasi masyarakat yang dilakukan mulai dari poin (a) pemberian informasi, (c) pembuatan keputusan bersama (d) melakukan tindakan bersama, hingga (e) memberikan dukungan. Program konservasi mangrove BINTARI di Tapak, membawa dampak perubahan bagi masyarakat Tapak. Dimulai dari pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait program konservasi mangrove dan pemanfaatan mangrove. Tujuan dari program juga tercapai dengan kondisi ekosistem pesisir Tapak yang kembali baik. Selain itu juga meningkatkan perekonomian masyarakat Tapak. Kata kunci : konservasi mangrove, strategi komunikasi, efek

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 29 Jan 2017 17:36
    Last Modified: 29 Jan 2017 17:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31512

    Actions (login required)

    View Item