Perbedaan Pengaruh Metode Recovery Pasca Latihan Maksimal Terhadap Kadar Asam Laktat Ditinjau Dari Jenis Kelamin (studi eksperimen metode active recovery dan cold bath pada atlet bolavoli)

WAHID, WAHYANA MUJARI (2017) Perbedaan Pengaruh Metode Recovery Pasca Latihan Maksimal Terhadap Kadar Asam Laktat Ditinjau Dari Jenis Kelamin (studi eksperimen metode active recovery dan cold bath pada atlet bolavoli). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (797Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Wahyana Mujari Wahid. A121508057. 2017. “PERBEDAAN PENGARUH METODE RECOVERY PASCA LATIHAN MAKSIMAL TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (Studi Eksperimen MetodeActive Recovery dan Cold Bath Pada Atlet Bolavoli)”. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Muchsin Doewes, dr., SU, AIFO, MARS, Pembimbing II: Prof. Dr. Siswandari, M. Stats. Program Studi Ilmu Keolahragaan, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh active recovery dan cold bathterhadap kadar asam laktat. (2) Perbedaan kadar asam laktat antara laki-laki dan perempuan. (3) Pengaruh interaksi antara metode recovery (active recovery dan cold bath) dan jenis kelamin terhadap kadar asam laktat. Penelitian menggunakan metode eksperimen dan desain penelitian menggunakan rancangan faktorial 2 X 2. Adapun latihan maksimal yang diberikan adalah sprint 400 m. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Persatuan Bolavoli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Magetan dengan jumlah 32 atlet yang terdiri dari 16 atlet putra dan 16 atlet putri. Teknik sampling yang digunakan adalah tekniktotalsampling. Sampel kemudian dibagi berdasarkan eksperimen, 8 atlet laki-laki dilakukan latihan maksimal dan active recovery, 8 atlet laki-laki dilakukan latihan maksimal dan cold bath, kemudian 8 atlet perempuan dilakukan latihan maksimal dan active recovery, 8 atlet perempuan dilakukan latihan maksimal dan cold bath. Variabel yang diteliti yaitu variabel bebas terdiri dari dua faktor yaitu variabel manipulatif dan variabel atributif, serta satu variabel terikat. Variabel manipulatif terdiri dari active recovery dan cold bath. Variabel atributif terdiri dari kelompok sampel dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kadar asam laktat. Pengambilan data kadar asam laktat dilakukan dengan menggunakan Accu-check lactic acid. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Two Way Analisis of Variance (ANOVA Dua Jalan), pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil yaitu: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara active recovery dan cold bath terhadap kadar asam laktat, dimana diperoleh Fobservasi sebesar 45.96 dan nilai p = 0.00 (P<0.05). Metode cold bath lebih baik dengan nilai rata-rata penurunan/perubahan kadar asam laktat sebesar 4.63 mM/L dibandingkan metodeactive recovery dengan nilai rata-rata penurunan/perubahan kadar asam laktat sebesar 3.50 mM/L. (2) Ada perbedaan kadar asam laktat antara laki-laki dan perempuan, dimana diperoleh Fobservasi sebesar 14.18 dan nilai p = 0.00 (P<0.05). Laki-laki lebih cepat dalam penurunan/perubahan kadar asam laktat dengan nilai rata-rata penurunan/perubahan kadar asam laktatnya sebesar 4.38 mM/L dibandingkan perempuan dengan nilai rata-rata penurunan/perubahan kadar asam laktatnya sebesar 3.06 mM/l. (3) Tidak ada pengaruh interaksi yang signifikan antara metode recovery dan jenis kelamin, dimana diperoleh Fobservasi sebesar 0.16 dan nilai p = 0.41 (P>0.05). Baik kelompok laki-laki maupun perempuan memiliki penurunan/perubahan kadar asam laktat darah yang tinggi dengan pemberian metode recovery cold bath. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metodeactive recovery dan cold bath terhadap kadar asam laktat. Metode cold bath lebih baik dibandingkan dengan metodeactive recovery dalam menurunkan kadar asam laktat. (2) Ada perbedaan kadar asam laktat antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki lebih cepat dalam penurunan/perubahan kadar asam laktatdibandingkan perempuan. (3) Tidak ada pengaruh interaksi antara metode recovery dan jenis kelamin. Kata kunci: metode recovery, active recovery, cold bath.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 26 Jan 2017 15:11
    Last Modified: 26 Jan 2017 15:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31466

    Actions (login required)

    View Item