EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN TEAMS GAMES TUORNAMENT DENGAN CONCEPT MAPS PADA MATERI PELUANG DITINJAU DARI KECERDASAN MATEMATIS LOGIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017

IRAWAN,, ADI (2017) EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN TEAMS GAMES TUORNAMENT DENGAN CONCEPT MAPS PADA MATERI PELUANG DITINJAU DARI KECERDASAN MATEMATIS LOGIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (325Kb)

    Abstract

    Adi Irawan. S851508001. 2016. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together dan Teams Games Tournament Dengan Concept Maps pada Materi Peluang Ditinjau dari Kecerdasan Matematis Logis Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri Se-Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Tesis. Pembimbing I: Dr. Mardiyana, M.Si., Pembimbing II: Dr. Dewi Retno Sari Saputro, M.Kom. Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan Concept Maps, TGT dengan Concept Maps, atau model pembelajaran Langsung pada materi peluang. 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan kecerdasan matematis logis tinggi, sedang atau rendah pada materi peluang 3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan kecerdasan matematis logis tinggi, sedang atau rendah pada materi peluang. 4) pada masing-masing kecerdasan matematis logis, manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan Concept Maps, TGT dengan Concept Maps, atau model pembelajaran Langsung pada materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3×3. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan tes kecerdasan matematis logis. Sebelum digunakan untuk pengambilan data, instrumen tes diujicobakan terlebih dahulu. Penilaian validitas isi dilakukan oleh validator. Uji daya beda instrumen tes menggunakan rumus korelasi momen produk dari Karl Pearson dan uji reliabilitas menggunakan rumus KR-20. Uji keseimbangan menggunakan uji ANAVA satu jalan dengan sel tak sama. Uji prasyarat meliputi uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Barttlet. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANAVA dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan uji hipotesis, kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Prestasi belajar matematika siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan Concept Maps lebih baik dari prestasi belajar matematika siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan Concept Maps dan model pembelajaran langsung. Prestasi belajar matematika siswa yang diberi model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan Concept Maps menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dari prestasi belajar matematika siswa yang diberi model pembelajaran Langsung. 2) prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis tinggi lebih baik dari prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis sedang dan kecerdasan matematis logis rendah. Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis sedang lebih baik dari prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis rendah. 3) pada masing-masing kecerdasan matematis logis, siswa yang diberi model pembelajaran NHT dengan Concept Maps mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dari siswa yang diberi model pembelajaran TGT dengan Concept Maps, siswa yang diberi model pembelajaran NHT dengan Concept Maps mempunyai prestasi matematika belajar matematika lebih baik dari siswa yang diberi model pembelajaran langsung, dan prestasi belajar matematika siswa yang diberi model pembelajaran TGT dengan Concept Maps mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik dari siswa yang diberi model pembelajaran langsung. 4) pada masing-masing model pembelajaran, siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dari siswa yang mempunyai kecerdasan matematis logis sedang, dan siswa yang memiliki kecerdasan matematis logis sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik dari siswa yang mempunyai kecerdasan matematis logis rendah. Kata Kunci : NHT, TGT, Concept Maps, Kecerdasan Matematis Logis.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 25 Jan 2017 11:22
    Last Modified: 25 Jan 2017 11:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31448

    Actions (login required)

    View Item