KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain)

SARI, IMANDA KARTIKA (2017) KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Kreatif Desain). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (347Kb)

    Abstract

    IMANDA KARTIKA SARI, D1214038, PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI NON REGULER, KOTA KREATIF DESAIN DALAM MEDIA KOMUNIKASI (Strategi Penggunaan Media Komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam Rangka Mensosialisasikan Bandung sebagai Kota Desain). Kota Bandung mendapatkan predikat kota kreatif desain pada 11 Desember 2015. Adanya predikat ini menjadikan Kota Bandung tergabung ke dalam jejaring kota kreatif dunia. Melalui predikat ini diharapkan memberikan kontribusi dalam mensejahterakan warganya karena dinilai dapat membangun identitas lokal. Oleh karenanya Pemkot Bandung memerlukan sebuah sosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penggunaan media komunikasi Pemerintah Kota Bandung dalam rangka mensosialisasikan Bandung sebagai kota kreatif desain. Selain itu, penelitian ini juga membahas mengenai urgensi Bandung sebagai kota desain, program kreatif yang ditetapkan pemerintah dan menemukan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam penggunaan media komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber utama yang diperoleh dari wawancara dan observasi, sedangkan data pendukung diperoleh dari dokumen serta dan data pendukung lainnya. Teknik analisa dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa urgensi bandung sebagai kota desain yakni untuk menaikkan indeks kebahagiaan kota bandung dan mendongkrak pariwisata. Program yang ditetapkan berupa inisiatif lokal dan inisiatif yang melibatkan kota lain. Sedangkan strategi komunikasi yang dilakukan yaitu; mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metode, seleksi dan pemilihan media dan monitoring dan evaluasi. Faktor pendorong penggunaan media komunikasi yakni kebijakan walikota Bandung Ridwan Kamil, sumber daya manusia yang melek teknologi dan kelebihan teknologi media komunikasi yang digunakan Pemkot Bandung. Sedangkan faktor penghambatnya yakni masih terdapat warga yang belum mengenal teknologi komunikasi, masih ada warga yang bersikap skeptis dan Pemkot Bandung yang mengunggah informasi diwaktu yang kurang tepat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 25 Jan 2017 08:20
    Last Modified: 25 Jan 2017 08:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31381

    Actions (login required)

    View Item