PENGARUH PEMBERIAN METFORMIN TERHADAP DISFUNGSI ENDOTEL DENGAN MENILAI KADAR NITRIT OKSIDA DAN NILAI FLOW MEDIATED DILATION PADA PASIEN GAGAL JANTUNG ISKEMIK

Aji, Kuncoro Bayu (2017) PENGARUH PEMBERIAN METFORMIN TERHADAP DISFUNGSI ENDOTEL DENGAN MENILAI KADAR NITRIT OKSIDA DAN NILAI FLOW MEDIATED DILATION PADA PASIEN GAGAL JANTUNG ISKEMIK. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (164Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Kuncoro Bayu Aji, S. 501208022. 2016. Pengaruh Pemberian Metformin Terhadap Disfungsi Endotel Dengan Menilai Kadar Nitrit Oksida dan Nilai Flow Mediated Dilation Pada Pasien Gagal Jantung Iskemik. Tesis, Pembimbing I : Dr. Trisulo Wasyanto, dr., Sp.JP(K), FIHA, FAPSC, FAsCC. Pembimbing II : Prof. Bhisma Murti, dr., MPH, M.Sc, Ph.d. Program Studi Kedokteran Keluarga, Minat Utama Biomedik, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama mortalitas dan morbiditas diantara semua penyakit kronik yang berkaitan dengan penuaan, dengan manifestasi aterosklerosis, dimana disfungsi endotel telah terbukti sebagai kunci utama perkembangan dan penanda awal dari aterosklerosis. Dari berbagai pemeriksaan untuk menilai fungsi endotel, flow mediated dilation (FMD) adalah pemeriksaan non invasive yang paling banyak digunakan disamping melihat kadar nitrit oksida (NO) dalam darah. Metformin adalah obat antidiabetes golongan biguanid yang telah digunakan secara luas sebagai tatalaksana lini pertama terapi diabetes melitus tipe 2 selama lebih dari 50 tahun, tetapi kegunaanya dalam melindungi fungsi kardiovaskular (efek pleiotropik) masih kekurangan informasi dan membutuhkan lebih banyak studi. Tujuan : Untuk menganalisis apakah metformin dapat memberikan pengaruh terhadap kadar nitrit oksida dan nilai FMD pada pasien gagal jantung iskemik. Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan secara berurutan tes awal dan tes akhir dengan kelompok kontrol yang melibatkan 15 pasien yang diambil secara acak dengan diagnosis gagal jantung iskemik di poliklinik rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi akan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan (7 pasien diberikan terapi standar dan metformin 500 mg dua kali sehari selama 2 minggu) dan kelompok kontrol (8 pasien diberikan terapi standar dan plasebo selama 2 minggu). Kedua kelompok akan diperiksa kadar NO dan nilai FMD pre dan post intervensi. Dilakukan uji Independent t-test untuk data antar kelompok dan uji paired t-test untuk data dalam satu kelompok yang lulus uji normalitas. Dianggap bermakna secara statistik bila nilai p<0,05. Hasil : Didapatkan perbedaan rerata selisih kadar NO dan nilai FMD pada kelompok perlakuan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan : Pemberian terapi tambahan metformin 500 mg dua kali sehari selama 2 minggu meningkatkan kadar NO dan nilai FMD pada pasien gagal jantung iskemik. Kata kunci : Flow mediated dilation, nitrit oksida, metformin

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 24 Jan 2017 15:33
    Last Modified: 24 Jan 2017 15:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31347

    Actions (login required)

    View Item