Perubahan Doktrin Pertahanan Ukraina Pasca Krisis Krimea 2014 dan Kaitannya Terhadap Peranan NATO di Ukraina

ALMER, REYHAN AHMAD (2017) Perubahan Doktrin Pertahanan Ukraina Pasca Krisis Krimea 2014 dan Kaitannya Terhadap Peranan NATO di Ukraina. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (597Kb)

    Abstract

    ABSTRAK REYHAN AHMAD ALMER, NIM D0412037, judul skripsi PERUBAHAN DOKTRIN PERTAHANAN UKRAINA PASCA KRISIS KRIMEA 2014 DAN KAITANNYA TERHADAP PERANAN NATO DI UKRAINA. Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Doktrin pertahanan sudah menjadi salah satu aset penting bagi suatu negara yang telah merdeka. Terjadinya krisis Krimea membuat Ukraina mengubah doktrin pertahanannya. Sebagai negara yang baru merdeka pada tahun 1991, Ukraina memerlukan pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan sistem pertahanannya. Pihak yang dapat membantu Ukraina mengembangkan sistem pertahanannya adalah NATO dan Uni Eropa. Dengan mengadopsi status non – blok sebagai doktrin pertahanannya pada kepemimpinan Yanukovych, Ukraina bekerja sama dengan erat dengan Rusia. Namun walaupun begitu, Rusia tetap melakukan aneksasi terhadap Krimea di Ukraina sehingga kemudian membuka peluang Ukraina untuk merubah hubungan eratnya dengan NATO dan Uni Eropa pada kepemimpinan Presiden Poroshenko. Perubahan doktrin pertahanan yang dilakukan oleh Ukraina adalah sebagai upaya untuk mempertahankan wilayah negaranya agar kejadian seperti krisis Krimea tidak terulang kembali. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sekuritisasi, dan teori organisasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kausal, dimana memaparkan hubungan sebab-akibat antara dua variable atau lebih. Sumber data primer penulis peroleh dari teks doktrin pertahanan Ukraina tahun 2015 no. 555 di situs resmi pemerintahan Ukraina. Sumber data sekunder penulis peroleh dari buku teks, ebook, jurnal internasional dan nasional, dan media cetak di internet. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah pustaka. Hasil temuan penulis dalam penelitian ini adalah perubahan doktrin pertahanan yang dilakukan oleh Ukraina disebabkan oleh terjadinya krisis Krimea tahun 2014. Krisis Krimea membuktikan bahwa Rusia adalah ancaman bagi Ukraina. Sehingga, untuk melanjutkan pengembangan sistem pertahanannya, Ukraina mengganti haluan dengan bekerja sama dengan NATO dan Uni Eropa. Kemudian kedua pihak tersebut dicantumkan dalam doktrin pertahanan Ukraina sebagai masa depan Ukraina. Kata kunci: Ukraina, Doktrin Pertahanan, Rusia, Krisis Krimea 2014, Sekuritisasi, NATO, Uni Eropa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 24 Jan 2017 14:51
    Last Modified: 24 Jan 2017 14:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31335

    Actions (login required)

    View Item