Gaya Komunikasi Dalam Reyog Ponorogo (Studi Kasus Gaya Komunikasi dalam Pertunjukkan Reyog Obyogan Dan Reyog Festival di Kabupaten Ponorogo )

NUGROHO, OKI CAHYO (2017) Gaya Komunikasi Dalam Reyog Ponorogo (Studi Kasus Gaya Komunikasi dalam Pertunjukkan Reyog Obyogan Dan Reyog Festival di Kabupaten Ponorogo ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (8Mb)

    Abstract

    Ponorogo dengan segala keunikannya mempunyai sebuah kesenian yang terkenal yaitu Reyog Ponorogo. Dalam perkembanganya, Reyog Ponorogo mengalami paradigma yang membuat bentuk pertunjukkan Reyog Ponorogo menjadi beberapa versi, penelitian ini fokus kepada pertunjukkan Reyog dengan versi obyogan dan versi festival karena kedua versi inilah yang paling sering dipentaskan dimasyarkat. Adanya beberapa versi inilah,pemeran atau penari, instrumen pengiring,cerita atau mitos, kostum yang sama tetapi dalam model pertunjukkan yang berbeda.Reyog dengan format festival lebih modern dengan semangat kompetisi memenangkan piala presiden RI, sedangkan reyog obyogan penuh dengan rasa kekeluargaan, solidaritas dan komunikasi yang penuh dengan makna-makna yang tersembunyi dan tidak langsung. Bentuk dari cara berkomunikasi inilah yang kemudian menjadi gaya komunikasi seseorang atau komunikasi dalam kelompok masyarakat bahasa menjadi berbeda. Penelitian ini berlandaskan teori high/low culture context dari Edward Hall yang membedakan penyampaian informasi dalam sebuah kebudayaan dan dipengaruhi oleh konteks yang melingkupinya. Metode penelitian dalam penelitian gaya komunikasi pertunjukkan Reyog Ponorogo ini menggunakan kualitaitf, dengan teknik pengumpulan data meliputi, observasi partisipan dan wawancara. Berdasarkan perspektif high/low culture context, gaya komunikasi dalam pertunjukkan Reyog Ponorogo dalam versi obyogan masuk dalam kategori high culture context dengan ciri-ciri harmoni dengan alam, kesadaran diri menjadi bagian komunitas, penyampaian pesan secara tidak langsung dan sikap kekeluargaan. Sebaliknya dengan pertunjukkan Reyog Ponorogo dalam format festival masuk dalam kategori low culture context dengan model penyampaian pesan langsung dan jelas, aturan yang tertulis, sikap kompetitif, serta orientasi terhadap masa depan yang jelas dan sistematis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 11 Jan 2017 15:28
    Last Modified: 11 Jan 2017 15:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31301

    Actions (login required)

    View Item