Pengembangan Modul Pendidikan Karakter dengan Internalisasi Nilai-nilai Luhur Ajaran Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran IPS Berbasis Kontekstual

, WARSITO (2017) Pengembangan Modul Pendidikan Karakter dengan Internalisasi Nilai-nilai Luhur Ajaran Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran IPS Berbasis Kontekstual. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (195Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Warsito, NIM. T811208012, 2016. Pengembangan Modul Pendidikan Karakter dengan Internalisasi Nilai-nilai Luhur Ajaran Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran IPS Berbasis Kontekstual. Disertasi. Pembimbing: Prof. Dr. Sri Anitah Wiryawan, M.Pd. (Promotor), Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd. (Ko-Promotor I), Dr. Asrowi, M.Pd. (Ko-Promotor II). Program Studi Ilmu Pendidikan Program Pascasarjana (S3) Kependidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini didasari oleh kondisi pembelajaran IPS SMP di Solo Raya yang jauh dari harapan. Pembelajaran selama ini sebagian besar masih terfokus pada ranah kognitif (ngerti) dan sebagian kecil pada psikomotor (nglakoni) serta kurang menyentuh ranah afektif (ngrasa). Di lapangan terjadi deviant behaviours, dan inferiority complex yang menyebabkan lemahnya karakter bangsa. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan seperti apa dan bagaimana kualitas buku teks IPS yang digunakan saat ini di Sekolah Menengah Pertama se-Solo Raya, 2) Mengetahui bagaimana tingkat kebutuhan masyarakat terhadap modul pendidikan karakter yang akan dikembangkan, 3) Merumuskan bagaimana pengembangan modul pendidikan karakter dengan internalisasi nilai-nilai luhur ajaran Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran IPS berbasis kontekstual, dan 4) Mengetahui seberapa efektif modul IPS untuk pengembangan pendidikan karakter bagi siswa SMP kelas VIII se-Solo Raya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan lokasi 24 SMP di Solo Raya yakni di Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten. Jumlah responden untuk studi pendahuluan sebanyak 510 siswa, tahap pengembangan sebanyak 580 siswa, dan tahap pengujian sebanyak 320 siswa. Teknik pengumpulan data untuk (1) studi pendahuluan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen, (2) tahap pengembangan dengan wawancara, kuesioner, dan Focus Group Discussion (FGD), dan (3) tahap pengujian model dengan tes dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis interaktif dan analisis statistik uji beda, diawali dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) buku IPS yang digunakan saat ini cukup bervariasi dan perlu peningkatan kualitas, 2) siswa sangat membutuhkan modul 3) pengembangan modul pendidikan karakter dengan internalisasi nilai-nilai luhur ajaran Ki Hajar Dewantara dilakukan dengan metode tutwuri handayani, dan 4) keefektifan penggunaan modul ditunjukkan dengan adanya korelasi yang sangat tinggi antara hasil observasi dengan hasil tes (0,966) dan korelasi antara hasil observasi dengan angket (0,963). Keefektifan lain ditunjukkan dari hasil analisis uji beda. Hasil uji beda dengan sampel 204, t hitung lebih besar dari pada t tabel (9,531>1,960) dan untuk sampel 116, t hitung juga lebih besar dari pada t tabel (9,612>1,980). Produk yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini adalah 1) Modul untuk siswa, 2) Buku pedoman untuk guru, 3) Silabus dan RPP, serta 4) CD pembelajaran. Kata-kata kunci: IPS, kontekstual, modul, nilai-nilai luhur Ki Hajar Dewantara, pendidikan karakter SUMMARY Warsito. NIM: T811208012. Developing Modul of Character Education by Internalization Supreme Values from Ki Hajar Dewantara in Social Studies (IPS) Contextual-Based Learning. Dissertasion. The Advisor: Prof. Dr. Sri Anitah Wiryawan, M.Pd. (Promotor), Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd. (Co-Promotor I), Dr. Asrowi, M.Pd. (Co-Promotor II). The Doctoral Program of Education Study University of Sebelas Maret Surakarta. This research was based on the factual condition of the learning of Social Studies in Solo Raya which was still out of expectation. The existing learning still focused on both cognitive and psychomotoric domains, and less in charge of the affective one. This fact resulted some deviant behaviours and inferiority complex that lead to the disoriented nation characters. The aims of this research are (1) to describe the existing condition of instructional material of Social Studies used nowdays for students of Junior High School in Solo Raya, (2) to know how is the society’s need level toword character education modul which will be developed, (3) to formulate the development of instructional material for character education based on the internalization of the supreme values of Ki Hajar Dewantara in contextual-based learning for Social Studies, (4) to know the effectiveness of the instructional material of the character education by internalization of the supreme values of Ki Hajar Dewantara in contextual-based learning for Social Studies conducted for Junior High School students in Solo Raya. The research is a Research and Development conducted in 24 SMP in Solo Raya consisting of Surakarta City, Boyolali Regency, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, and Klaten. The techniques of collecting the data are: First phase: conducting interview, observation, and document analysis; Second phase: developing model draf using interview, questionare, and Focus Group Discussion (FGD), and test; Third phase: model trial or testing using statistic: analysis of different test, started by testing normality and homogenity of the data. The result of the exploration study cunducted in 24 SMP in Solo Raya shows that instructional material for character of education is strongly needed. The draft model is resulted after it is validated by the expert and stakeholders on its content and language. The result of the research shows that (1) social study book which is used today is variatie enough and need to improve qualities, (2) the students need modul, (3) the development of character education modul by internalization of supreme value of Ki Hajar Dewantara is done by tutwuri handayani method and, (4) the effectiveness of using modul showed by a very high correlation between observation result and test result (0,966) and correlation between observation result and questionare (0,963). Another effectiveness is showed from different analysis. The result of different test with 204 samples, t account is bigger than t table (9,531>1,960) and for 116 samples, t account is also bigger than t table (9,612>1,980). The product resulted from this R&D is (1) modul for students, (2) books for teacher, (3) syllabus and lesson plan, and (4) Compact Disck (CD). Keywords: character education, contextual, module, social studies, the noble values of Ki Hajar Dewantara’s

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Pasca Sarjana > Doktor > Ilmu Pendidikan - S3
    Depositing User: Denty Marga
    Date Deposited: 09 Jan 2017 16:57
    Last Modified: 09 Jan 2017 16:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31245

    Actions (login required)

    View Item