PERBEDAAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA ANAK YANG MENJALANI SISTEM PEMBELAJARAN TAMAN KANAK-KANAK FULL DAYS DAN REGULER

Ayu Brianti, Yuninta (2010) PERBEDAAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA ANAK YANG MENJALANI SISTEM PEMBELAJARAN TAMAN KANAK-KANAK FULL DAYS DAN REGULER. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (2416Kb)

    Abstract

    Taman kanak-kanak full days merupakan konsep belajar sehari penuh, yaitu anak didik berada di lingkungan sekolah dari pagi hingga sore hari. Berbeda dengan taman kanak-kanak reguler yang menyelenggarakan kegiatan hingga pukul 10.00. Fenomena berbagai sistem pembelajaran tersebut memiliki efek serta menghasilkan kemampuan yang berbeda-beda termasuk penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial berperan penting dalam perkembangan anak agar mereka dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Kedua sistem pembelajaran tersebut dimungkinkan memiliki pengaruh yang berbeda dalam perkembangan anak termasuk penyesuaian sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyesuaian sosial pada anak yang menjalani sistem pembelajaran taman kanak-kanak full days dan reguler. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel dikarenakan jumlah anak-anak TK Besar di KB TKI Mulia Hati Klaten dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kalikotes 1 Klaten terlalu sedikit, sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala penyesuaian sosial. Analisis data menggunakan teknik analisis independent sample t-tes. Hasil kategorisasi penelitian menunjukkan bahwa secara umum subjek pada sistem pembelajaran taman kanak-kanak full days dan reguler memiliki tingkat penyesuaian sosial yang tinggi, namun ada perbedaan mean 1,30 yang menunjukkan adanya perbedaan penyesuaian sosial pada anak yang menjalani sistem pembelajaran taman kanak-kanak full days dan reguler, walaupun perbedaan sistem pembelajaran itu kurang dapat digunakan sebagai prediktor penyesuaian sosial. Secara statistik hal itu tidak bermakna karena uji independent sample t-test menghasilkan t hitung = 0,934 dan t tabel = 1,980, dengan probabilitas p-value = 0,352 > α = 0,005. Hal ini berarti hipotesis ditolak, yaitu tidak terdapat perbedaan penyesuaian sosial pada anak yang menjalani sistem pembelajaran taman kanak full days dan reguler. Hasil analisis data menghasilkan nilai rata-rata taman kanak-kanak reguler 78,38 dan taman kanak-kanak full days 77,08. Hal ini berarti bahwa sistem pembelajaran taman kanak-kanak reguler memiliki penyesuaian sosial yang lebih tinggi daripada taman kanak-kanak full days.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: rangga darmajati
    Date Deposited: 13 Jul 2013 17:27
    Last Modified: 13 Jul 2013 17:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3124

    Actions (login required)

    View Item