Intervensi Peer Education at Community Level Terhadap Pemahaman, Penerimaan, dan Penggunaan Kondom Wanita di Kota Surakarta

SETYANI, RIZKA AYU (2017) Intervensi Peer Education at Community Level Terhadap Pemahaman, Penerimaan, dan Penggunaan Kondom Wanita di Kota Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3259Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang: Kondom wanita merupakan alternatif dalam mencegah penularan HIV AIDS. Namun, pemahaman yang kurang dapat mempengaruhi penerimaan dan penggunaannya. Peer education at community level efektif meningkatkan pemahaman, penerimaan, dan penggunaan kondom wanita, namun belum diterapkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efek dari intervensi serta menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap pemahaman, penerimaan, dan penggunaan kondom wanita pada wanita pekerja seks. Subjek dan Metode: Desain penelitian menggunakan explanatory sequential mixed methods. Lokasi penelitian di Kota Surakarta pada bulan Agustus-September 2016. Subjek perlakuan sebanyak 110 wanita pekerja seks dan 120 wanita pekerja seks subjek kontrol, serta 13 wanita pekerja seks sebagai informan, dengan informan kunci yaitu pelanggan, mucikari, peer educator, dan Komisi Penanggulangan AIDS. Analisis data kuantitatif menggunakan uji Wilcoxon signed rank test, Mann-Whitney u test, dan path analysis sedangkan data kualitatif dengan content analysis Miles and Huberman. Hasil: Wanita pekerja seks pada kelompok perlakuan memiliki pemahaman, penerimaan, dan penggunaan kondom wanita yang lebih baik. Peer education at community level berpengaruh terhadap pemahaman (nilai p < 0.001), penerimaan (nilai p < 0.001), dan penggunaan kondom wanita (nilai p < 0.001). Terdapat pengaruh antara penerimaan dengan penggunaan (b = 0.72, nilai p < 0.001), dukungan peer educator dengan penerimaan (b = 0.36, nilai p = 0.004), dukungan peer educator dengan pemahaman (b = 0.32, nilai p < 0.001), pendidikan dengan pemahaman (b = 0.15, nilai p = 0.022), serta pengalaman dengan penerimaan (b = - 0.14, nilai p = 0.019). Namun, tidak ada hubungan antara umur dengan pemahaman (nilai p = 0.558), pengalaman dengan pemahaman (nilai p = 0.848), dukungan pelanggan dengan penerimaan (nilai p = 0.688), dukungan mucikari dengan penerimaan (nilai p = 0.627), ketersediaan dan akses dengan penerimaan (nilai p = 0.792), serta pemahaman dengan penerimaan (nilai p = 0.690). Informan wanita pekerja seks mengatakan bahwa dengan adanya kondom wanita sangat bermanfaat, namun hanya pelanggan lama yang mendukung penggunaannya. Kesimpulan: Peer education at community level berpengaruh terhadap pemahaman, penerimaan, dan penggunaan kondom wanita pada wanita pekerja seks. Penerimaan berhubungan langsung dengan penggunaan kondom wanita, sedangkan pendidikan, pengalaman, dan dukungan peer educator berhubungan dengan pemahaman dan penerimaan. Kata Kunci : peer education at community level, pemahaman, penerimaan, penggunaan, kondom wanita, wanita pekerja seks

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Denty Marga
    Date Deposited: 09 Jan 2017 16:26
    Last Modified: 09 Jan 2017 16:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31235

    Actions (login required)

    View Item