Hubungan Tekanan Panas dan Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Wanita bagian Sewing CV. X Garment Sukoharjo

K, MIKHAEL ANDRE JUAN (2017) Hubungan Tekanan Panas dan Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Wanita bagian Sewing CV. X Garment Sukoharjo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (471Kb)

    Abstract

    Mikhael Andre Juan Kurniawan, R0212030, 2016. Hubungan Tekanan Panas dan Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Wanita bagian Sewing CV. X Garment Sukoharjo, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Kelelahan kerja merupakan faktor penyumbang terjadinya kecelakaaan kerja, di Indonesia 414 kecelakaan kerja sekitar 27,8% disebabkan keadaan kelelahan yang cukup tinggi. Pada Survei awal diketahui 3 dari 5 pekerja mengalami kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tekanan panas dan beban kerja terhadap kelelahan kerja tenaga kerja wanita unit sewing di CV. X Garment Sukoharjo. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik menggunakan desain penelitian potong lintang. Sampel penelitian sejumlah 60 responden dari total 100 tenaga kerja diambil menggunakan teknik acak sederhana. Sampel diambil dari tenaga kerja wanita bagian penjahitan CV. X Garment Sukoharjo. Pengukuran tekanan panas menggunakan Heat Stress Area (Questemp 10o) dan beban kerja fisik menggunakan denyut nadi permenit, sedangkan kelelahan kerja menggunakan Reaction Timer (Tipe L77 Lakkasidaya). Teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi pearson dengan program SPSS Versi 23. Hasil : Rata-rata tekanan panas yang diterima responden adalah 28.45oC dan rata-rata beban kerja fisik yang diukur dari denyut nadi adalah 91.38 denyut permenit (beban kerja ringan) serta kelelahan kerja menunjukkan 342.83 milidetik (kelelahan ringan). Ada hubungan signifikan antara tekanan panas dengan kelelahan kerja diketahui nilai p=0.000 dan r=0.790 menunjukkan arah korelasi searah dan kekuatan hubungan kuat diantara kedua variabel, tidak ada hubungan yang signifikan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja diketahui nilai p=0.271 dan r=0.145, menunjukkan arah korelasi searah dan kekuatan hubungan yang sangat lemah. Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tekanan panas dengan kelelahan kerja, dan tidak ada hubungan yang signifikan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja. Kata Kunci : Tekanan Panas, Beban Kerja Fisik, Kelelahan Kerja, Tenaga Kerja Wanita bagian Sewing

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Denty Marga
    Date Deposited: 09 Jan 2017 15:24
    Last Modified: 09 Jan 2017 15:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31215

    Actions (login required)

    View Item