UPAYA PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN MENGAKIBATKAN KEHAMILAN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Klaten Nomor: 115/Pid.Sus/2014/PN.Kln

AKBAR, DESKA REINALDY (2017) UPAYA PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN MENGAKIBATKAN KEHAMILAN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Klaten Nomor: 115/Pid.Sus/2014/PN.Kln. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (739Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Deska Reinaldy Akbar. 2016. E0012103. UPAYA PEMBUKTIAN PENUNTUT UMUM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN MENGAKIBATKAN KEHAMILAN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Klaten Nomor: 115/Pid.Sus/2014/PN.Kln) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaji permasalahan, pertama apakah alat-alat bukti yang digunakan Penuntut Umum untuk membuktikan kesalahan terdakwa pelaku tindak pidana dengan sengaja membujuk anak untuk melakukan persetubuhan sudah sesuai dengan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Kedua, apakah pertimbangan hukum Hakim dalam memutus perkara ini telah sesuai Pasal 183 jo. 193 Ayat (1) KUHAP jo. Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum doktrinal. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Dalam penelitian ini, telah diketahui bahwa alat bukti yang digunakan Penuntut Umum dalam persidangan telah sesuai dengan ketentuan pasal 184 KUHAP dimana terdapatnya alat bukti keterangan saksi, alat bukti surat, alat bukti petunjuk, dan alat bukti keterangan terdakwa. Alat bukti keterangan saksi telah sesuai dengan ketentuan Pasal 185 KUHAP. Alat bukti surat telah sesuai dengan ketentuan Pasal 187 KUHAP dimana Penuntut Umum menghadirkan Visum Et Repertum yang menyatakan selaput dara korban mengalami luka robek dan Akte Kelahiran yang menyatakan korban masih berusia 17 (tujuh belas) tahun 8 (delapan) bulan. Alat bukti petunjuk yang telah sesuai dengan ketentuan Pasal 188 KUHAP dimana adanya kesesuaian keterangan saksi dengan alat bukti surat dan keterangan terdakwa. Keterangan terdakwa yang telah sesuai dengan ketentuan Pasal 189 KUHAP. Sedangkan dasar pertimbangan hukum oleh hakim dalam menjatuhkan pidana kepada terdakwa pelaku tindak pidana dengan sengaja membujuk anak melakukan persetubuhan dibagi menjadi menjadi dasar yuridis dan dasar non-yuridis. Kata Kunci: Pembuktian, Pertimbangan Hakim, Tindak Pidana Dengan Sengaja Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Denty Marga
    Date Deposited: 09 Jan 2017 12:49
    Last Modified: 09 Jan 2017 12:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31175

    Actions (login required)

    View Item