PROFIL SEL BETA PANKREAS PADA TIKUS DIABETES YANG DIBERI UMBI KIMPUL (Xanthosoma sagittifolia (L.) Schott.)

Hasanah, Uswatun (2017) PROFIL SEL BETA PANKREAS PADA TIKUS DIABETES YANG DIBERI UMBI KIMPUL (Xanthosoma sagittifolia (L.) Schott.). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (92Kb)

    Abstract

    PROFILSEL BETA PANKREAS PADA TIKUS DIABETES YANG DIBERI UMBI KIMPUL (Xanthosoma sagittifolia (L.) Schott.) Uswatun Hasanah Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret, Surakarta. ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, karena angka kejadian penderita terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu cara untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah yaitu dengan mengkonsumsi pangan fungsional. Salah satu tanaman yang dimanfaatkan yaitu kimpul (Xanthosoma sagittifolia). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kimpul memiliki aktivitas anti hiperglikemia terhadap mencit yang diinduksi aloksan danmemperbaiki kerusakan struktur sel-sel pulau langerhans pankreas mencit hiperglikemik dengan pewarnaan Hematoxylin eosin (HE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah sel beta pankreas tikus hiperglikemik yang diinduksistreptozotocin setelah pemberian kimpul. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hewan model yang digunakan adalah tikus putih jantan berumur 2-3 bulan dengan berat badan 150-250 gram sebanyak 21 ekor yang dibagi dalam 3 kelompok perlakuan yaitu kelompok I sebagai kontrol yang diberi aquades dan pakan pelet, kelompok II diberi glibenklamid dengan dosis 0,9mg/200gBB tikus, dan kelompok III diberi kimpul secara ad libitum.Data kuantitatif dengan menghitung jumlah sel beta pankreas dan kadar gula darah dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan pengujian DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf signifikansi 5%. Data kualitatif dianalisis dengan mengamati penampang pankreas tikus kemudian dibandingkan pada masing-masing perlakuan.Gambaran histologi menggunakan imunohistokimia dan Chromium Hematoxylin Gomori menunjukkan pankreas yang diberi kimpul memiliki jumlah sel beta pankreas lebih banyak dengan beda nyata (p<0,05) dibandingkan kelompok perlakuan Na-CMC dan kelompok glibenklamid. Kata kunci: diabetes mellitus, umbi kimpul, hiperglikemia, streptozotocin, Imunohistokimia, Chromium Hematoxylin Gomori.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 01 Jan 2017 20:00
    Last Modified: 01 Jan 2017 20:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31119

    Actions (login required)

    View Item