Perbandingan Validitas Nilai Prediksi Malondialdehyde dan Troponin I Terhadap Kontraktilitas Miokard Pada Pasien Infark Miokard Akut Dengan Elevasi Segmen ST

Prabowo, dr, Surya (2017) Perbandingan Validitas Nilai Prediksi Malondialdehyde dan Troponin I Terhadap Kontraktilitas Miokard Pada Pasien Infark Miokard Akut Dengan Elevasi Segmen ST. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1341Kb)

    Abstract

    Surya Prabowo, S501202066. 2016. Perbandingan Validitas Nilai Prediksi Malondialdehyde dan Troponin I Terhadap Kontraktilitas Miokard Pada Pasien Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST. Tesis, Pembimbing I : Niniek Purwaningtyas, dr, Sp. JP (K), FIHA. Pembimbing II : Prof. Bhisma Murti, dr, MPH, M.Sc, PhD. Program Studi Kedokteran Keluarga, Minat Utama Biomedik, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Infark miokard akut merupakan suatu nekrosis miokard yang berkaitan dengan iskemia miokard akut sebagai akibat dari suatu aterosklerosis dimana insidennya semakin lama semakin meningkat. Stres oksidatif berkontribusi penting dalam aterosklerosis dimana kemudian akan berlanjut kepada proses peroksidase lemak dan menghasilkan produk sekunder berupa malondialdehyde. Peningkatan malondialdehyde pada infark miokard akut berakibat kepada penurunan kontraktilitas miokard sehingga meningkatkan resiko syok kardiogenik yang berakibat terjadinya peningkatan morbiditas dan mortalitas paska infark. Tujuan : Untuk mengetahui nilai prediksi, sensitivitas, spesifisitas dan resiko yang diakibatkan oleh peningkatan malondialdehyde dibandingkan dengan troponin i terhadap kontraktilitas miokard pada pasien infark miokard akut dengan elevasi segmen ST. Metode : Jenis penelitian ini adalah kohort prospektif. 40 subyek infark miokard akut dengan elevasi segmen ST yang menjalani perawatan di Intensive Cardiovascular Care Unit RSUD. DR. Moewardi, Surakarta, kemudian dilakukan pemeriksaan malondialdehyde dan troponin i serta dilakukan pemeriksaan ekokardiografi. Analisis korelasi malondialdehyde dan troponin i terhadap kontraktilitas miokard menggunakan uji pearsons. Analisis regresi logistik untuk menganalisis pengaruh malondialdehyde dan troponin i terhadap derajat keparahan kontraktilitas miokard. Sedangkan kurva ROC digunakan untuk untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas masing-masing variabel independen terhadap kontraktilitas miokard. Hasil : Didapatkan korelasi negatif yang kuat antara malondialdehyde dengan kontraktilitas miokard (β = -14,23; CI 95% -19,27 - -9,20; p < 0,001). Sedangkan troponin i memiliki korelasi yang lemah dengan kontraktilitas miokard (β = 0,19; CI 95% -0,16 – 0,54; p = 0,273). pada nilai MDA > 1,92 µmol/L berpotensi menurunkan kontraktilitas miokard sebesar 27,28 kali lipat (OR 27,28; CI 95% 1,92-386,78; p = 0,015). MDA memiliki sensitivitas 75,6% dan spesifisitas 74,6%, pada nilai 1,92 µmol/L, sedangkan troponin i memiliki sensitivitas 57,7% dan spesifisitas 57,1%, pada nilai 2,58 µg/L. Kesimpulan : Peningkatan malondialdehyde dapat memprediksi penurunan kontraktilitas miokard lebih baik bila dibandingkan dengan troponin i pada pasien infark miokard akut dengan elevasi segmen ST. Kata kunci : Infark miokard akut, malondialdehyde, kontraktilitas miokard.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 01 Jan 2017 19:55
    Last Modified: 01 Jan 2017 19:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31118

    Actions (login required)

    View Item