IMPLEMENTASI PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS MELALUI NOTARIS MENURUT PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN PENGESAHAN BADAN HUKUM DAN PERSETUJUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR SERTA PENYAMPAIAN PEMBERITAHUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PERUBAHAN DATA PERSEROAN TERBATAS

S, ADAM AZIS RACHMA (2016) IMPLEMENTASI PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS MELALUI NOTARIS MENURUT PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN PENGESAHAN BADAN HUKUM DAN PERSETUJUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR SERTA PENYAMPAIAN PEMBERITAHUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PERUBAHAN DATA PERSEROAN TERBATAS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (637Kb)
    [img] PDF
    Download (170Kb)

      Abstract

      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan kendala pendirian Perseroan Terbatas melalui Notaris menurut Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 4 Tahun 2014 yang dilakukan di Kantor Notaris Firdaus, S.H. M.Kn. di Wonogiri, Sunarto S.H. di Surakarta, dan Nuning Fauziah Affiani S.H. di Wonogiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian hukum ini merupakan akibat kurangnya pengetahuan tentang prosedur dan syarat pendirian PT. Pendirian Perseroan Terbatas menurut Peraturan Menteri Hukum dan HAM adalah menggunakan Sistem AHU online. Pendirian PT melalui Sistem AHU online hanya dapat dilakukan melalui Notaris. Tahap yang dilakukan Notaris pada AHU online yaitu, memasukkan nama pengguna dan kata sandi, membayar PNBP, mengisi dokumen pendirian PT secara elektronik, membayar tagihan PNRI, pengunggahan akta PT, mengisi pernyataan pertanggungjawaban, dan terakhir pencetakan Surat Keputusan. Ketiga Notaris tersebut mempunyai kesamaan dalam proses pendirian PT melalui Sistem AHU online. Kendala yang dihadapi oleh ketiga Notaris yaitu jaringan internet, sistem AHU mengalami eror, kesulitan untuk berkomunikasi dengan layanan AHU, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang syarat dan prosedur pendirian PT. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ketiga Notaris melaksanakan pendirian Perseroan Terbatas melalui Sistem AHU online sesuai dengan peraturan yang ada. Ketiga Notaris mempunyai kendala yang dihadapi dalam pendirian Perseroan Terbatas melalui Sistem AHU online yaitu jaringan internet, sistem AHU mengalami eror, kesulitan untuk berkomunikasi dengan layanan AHU dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang syarat dan prosedur pendirian PT. Kata Kunci : Perseroan Terbatas, Notaris, Sistem AHU Online

      Item Type: Thesis (Other)
      Subjects: K Law > K Law (General)
      Divisions: Fakultas Hukum
      Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
      Depositing User: faizah sarah yasarah
      Date Deposited: 31 Dec 2016 05:33
      Last Modified: 31 Dec 2016 05:33
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31078

      Actions (login required)

      View Item