Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap kesenjangan kabupaten / kota di provinsi Jawa Timur pada periode 2009-2014

LATIFAH S, NUR (2016) Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap kesenjangan kabupaten / kota di provinsi Jawa Timur pada periode 2009-2014. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (130Kb)

    Abstract

    ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KESENJANGAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR PADA PERIODE 2009-2014 NUR LATIFAH SETIANINGRUM NIM.S421408013 Penelitian ini bertujuan i) untuk mengetahui ketimpangan pada daerah di kab/kota di Provinsi Jawa Timur, ii) mengetahui faktor mempengaruhi ketimpangan Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian jenisnya deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis one sample t-test dan uji spesifikasi model dengan analilisis FEM (Fixed Effect Model) serta uji hipotesis dengan uji t statistik, F statistik dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis indeks ketimpangan pembangunan diketahui hasilnya bahwa indeks ketimpangan pembangunan daerah masuk dalam tingkat ketimpangan rendah. Hal itu berarti ketimpangan pembangunan di provinsi Jawa Timur diketahui memiliki tingkat ketimpangan pembangunan daerah yang rendah. Indeks ketimpangan pembangunan daerah di Provinsi Jawa Timur dikatakan rendah menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan di Jawa Timur ini menggambarkan bahwa Provinsi Jawa Timur sebagai provinsi yang cepat pertumbuhannya sehingga membuat ketimpangan pembangunan menjadi rendah. Indek ketimpangan pembangunan di provinsi Jawa Timur yang rendah ini menunjukkan bahwa distribusi pendapatan yang merata sempurna artinya setiap golongan penduduk menerima pendapatan yang sama. Hasil analisis terhadap faktor yang mempengaruhi ketimpangan pembangunan daerah dalam penelitian ini adalah faktor investasi swasta perkapita, rasio angkatan kerja dan desentralisasi fiskal. Ketiga Faktor tersebut investasi swasta perkapita, rasio angkatan kerja dan desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan. Pengaruh faktor investasi swasta perkapita, rasio angkatan kerja dan desentralisasi fiskal ini sebesar 96,2% termasuk sangat tinggi hal itu menunjukkan bahwa indeks ketimpangan pembangunan daerah yang rendah itu dipengaruhi oleh ketiga faktor investasi swasta perkapita, rasio angkatan kerja dan desentralisasi fiskal dan masih ada sekitar 3,8% saja yang dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci : Ketimpangan Daerah, Indeks Gini

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Ekonomi dan Studi Pembangunan
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 14 Dec 2016 08:01
    Last Modified: 14 Dec 2016 08:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31048

    Actions (login required)

    View Item