PENGGUNAAN MATERIAL BATU KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUBBASE COURSE PERKERASAN JALAN PADA SUBGRADE TANAH LUNAK DENGAN PERKUATAN PLASTIK DAN GEOSINTETIK

AJI, ESTU WASKITA (2016) PENGGUNAAN MATERIAL BATU KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUBBASE COURSE PERKERASAN JALAN PADA SUBGRADE TANAH LUNAK DENGAN PERKUATAN PLASTIK DAN GEOSINTETIK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (45Kb)

    Abstract

    Kerusakan perkerasan jalan selain karena faktor cuaca dan kelebihan beban juga dapat terjadi akibat kondisi tanah dasar (subgrade) yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan lapisan pondasi bawah (subbase course) menggunakan material batu kapur dengan perkuatan geosintetik dan plastik, serta menganalisis prosentase nilai CBR dan nilai modulus reaksi subgrade vertikal (kv) dengan kondisi tanah lunak sebagai tanah dasar (subgrade). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pemodelan lapangan di laboratorium dengan 8 buah sampel yang terdiri dari 4 sampel tanpa perkuatan geosintetik dengan tebal subbase course sebesar 5cm, 10cm, 15cm, 20cm, dan 4 sampel ditambah perkuatan geosintetik dengan tebal subbase course sebesar 5cm, 10cm, 15cm, 20cm. Setiap sampel menggunakan tanah lunak dengan nilai CBR < 3% sebagai lapisan tanah dasar (subgrade) dan agregat kelas A sebagai lapisan pondasi atas (base course). Menentukan nilai modulus reaksi subgrade vertikal (k) dilakukan dengan perhitungan dari hasil pengujian CBR dan plate load test. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penambahan ketebalan lapisan subbase course setiap 5 cm mampu meningkatkan k pada kombinasi lapisan lengkap subgrade+plastik+subbase course+base course berturut-turut sebesar 65%, 12,35%, 7,67%, dan ditambah perkuatan geosintetik meningkatkan k pada base course berturut-turut sebesar 26,13%, 14,28%, 24,19%. Hasil juga penelitian menunjukan bahwa dengan penambahan ketebalan lapisan subbase course setiap 5 cm mampu meningkatkan CBR pada kombinasi lapisan lengkap subgrade+Plastik+subbase course+base course berturut-turut sebesar 145,16%, 33,97%, 87,01%, dan ditambah perkuatan geosintetik meningkatkan kv pada base course berturut-turut sebesar 75,43%, 49,51%, 65,53%. Penambahan geosintetik geotextile woven tipe 250 sebagai perkuatan yang diletakan di antara lapisan subgrade dan subbase course dapat meningkatkan nilai modulus reaksi subgrade (k) sebesar ± 26,35%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 12 Dec 2016 18:59
    Last Modified: 12 Dec 2016 18:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31007

    Actions (login required)

    View Item