Pengembangan Model Optimisasi Alokasi Investasi Pembelajaran untuk Perbaikan Kualitas pada Model Pemilihan Proses dan Pemasok untuk Memaksimalkan Return on Investment

Nugroho, Aris Wahyu (2016) Pengembangan Model Optimisasi Alokasi Investasi Pembelajaran untuk Perbaikan Kualitas pada Model Pemilihan Proses dan Pemasok untuk Memaksimalkan Return on Investment. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (103Kb)

    Abstract

    Kualitas menjadi aspek yang penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Perusahaan harus memperhatikan proses produksi setiap komponen yang diperlukan dalam proses perakitan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Dalam pemenuhan kebutuhan komponen produk, make or buy analysis perlu dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan perlu mengambil keputusan apakah komponen produk harus diproduksi sendiri (in-house production), dibeli dari pemasok (outsourcing) atau melakukan kombinasi keduanya. Konsep alokasi toleransi dapat digunakan pada permasalahan pemilihan proses atau pemasok tersebut. Jika produk rakitan diproduksi untuk jangka waktu panjang, maka diperlukan melakukan perbaikan kualitas untuk komponen yang diproduksi sendiri maupun yang dibeli dari pemasok. Investasi pembelajaran dapat dilakukan guna mencapai perbaikan kualitas tersebut. Perbaikan kualitas dapat dilakukan dengan melakukan pengurangan variansi komponen yang dapat dicapai dengan mengalokasikan investasi dan berkomitmen untuk pembelajaran. Pengurangan variansi membutuhkan pengetahuan tentang faktor apa yang mempengaruhi variasi proses sehingga mekanisme pengurangan variansi yang spesifik dan tepat dapat ditentukan serta dilaksanakan. Pada penelitian ini Return on Investment digunakan sebagai fungsi tujuan model untuk perbaikan kualitas dengan mengalokasikan investasi pembelajaran pada pemilihan alternatif proses dan/atau pemasok. Penelitian ini mengakomodasi multi-stage process. Model yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan nilai proporsi pengurangan variansi tiap komponen berdasarkan alokasi jumlah komponen yang diproduksi pemanufaktur atau dibeli dari pemasok dan alokasi investasi pembelajaran tiap komponen. Investasi pembelajaran, biaya kerugian kualitas dan penghematan biaya kerugian kualitas menjadi tiga kriteria dalam pengambilan keputusan. Contoh numerik diberikan untuk menunjukkan implementasi model.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 10 Dec 2016 10:50
    Last Modified: 10 Dec 2016 10:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/31000

    Actions (login required)

    View Item