Bekerja sambilan di sektor informal sebagai budaya pemanfaatan waktu senggang

Anisah Fauziah, Fajar (2010) Bekerja sambilan di sektor informal sebagai budaya pemanfaatan waktu senggang. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (889Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bekerja sambilan di sektor informal sebagai budaya pemanfaatan waktu senggang mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP UNS, yang dilihat dari (1) alasan mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP UNS memilih untuk bekerja sambilan di sektor informal dalam memanfaatkan waktu senggang (2) dampak perilaku mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP UNS yang bekerja sambilan dalam kegiatan perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini berupa manusia (informan), aktivitas dan tempat, serta dokumen lain yang menunjang penelitian ini. Teknik cuplikan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Untuk mencari validitas data menggunakan trianggulasi sumber (data). Teknik analisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan, pertama alasan mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi bekerja sambilan dapat dilihat melalui (1) tujuan bekerja sambilan, yaitu memenuhi kebutuhan ekonomi karena keadaan ekonomi keluarga yang kurang mampu, memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang produktif dan ingin mencari pengalaman baru. (2) usahausaha yang digeluti oleh mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi adalah usaha yang memakai sistem shift, antara lain usaha rental komputer, warung internet (warnet), guru les privat dan rental palystation (PS). (3) Dalam bekerja, mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi mempertimbangkan beberapa hal yang kemudian menjadi alasan mahasiswa dalam memilih pekerjaan yang digeluti yaitu pekerjaan mempunyai jam kerja yang fleksibel, tidak memiliki persyaratan khusus bagi karyawan, peraturan sebagai karyawan tidak mengikat, sesuai dengan keahlian, sesuai dengan hobi serta mempertimbangkan peraturan kos. Kedua, bekerja sambilan yang digunakan sebagai budaya pemanfaatan waktu senggang mempunyai dampak positif dan negatif bagi mahasiswa Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP UNS. Dampak positif dari bekerja sambilan yaitu mendapatkan pengetahun dan pengalaman baru, dapat hidup mandiri serta dapat menambah teman atau memperluas pergaulan. Sedangkan dampak negatif timbul ketika mahasiswa tersebut tidak dapat membagi waktu dengan baik. Dampak negatif tersebut yaitu datang terlambat dalam perkuliahan, terlambat dalam mengumpulkan tugas, berkurangnya waktu untuk belajar, berkurangnya minat untuk kuliah, serta berkurangnya interaksi dengan teman satu kelas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: rangga darmajati
    Date Deposited: 13 Jul 2013 17:06
    Last Modified: 13 Jul 2013 17:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3096

    Actions (login required)

    View Item